Proses di Mesin Kertas; Stock Preparation & Wet End

Dengan selesainya proses pemutihan atau bleaching dari proses besar pertama pulping, maka anda memasuki tahapan proses besar kedua yaitu proses di mesin kertas. Ada dua kemungkinan kondisi bubur kertas yang disuplai ke mesin kertas, yaitu:
1. Bubur kertas basah
2. Bubur kertas kering berupa lembaran yang dibundel dalam bentuk bal

Gambar diatas menunjukkan proses pulp dan kertas terintegrasi, dimana pulp yang masih basah langsung disalurkan kebagian “Wet End” dari mesin kertas. Bila suatu pabrik harus membeli dari luar atau disuplai dari perusahaan pulp yang berlokasi berjauhan, maka umumnya pulp atau bubur kertas dalam lembaran kering. Baik basah atau kering, pulp tetap diproses atau dipersiapkan oleh tahapan wet end sebelum kemudian masuk ke dry end.

Proses di Mesin Kertas
Secara kondisi stock atau bubur kertas diproses, maka proses di mesin kertas dibagi dua yaitu wet end and dry end. Namun secara urutan proses maka ada 9 bagian proses, yaitu:
1· Beater, bila pulp kering yang dipakai sebelum proses refiner
2. Refiners
3· Cleaners dan screeners
4· Headbox
5. Wire
6· Presses
7· Dryers
8· Size Press/Dryers
9· Reel

Stock Preparation
Stock preparation adalah proses mengkondisikan bubur kertas sedemikian rupa sehingga serat serat siap untuk diproses pada mesin kertas sesuai dengan target produktifitas, efisiensi dan kualitas kertas yang ingin dicapai. Bubur kertas pada tahapan ini banyak mengandung air dilakukan dalam kondisi basah atau Wet End, untuk memudahkan proses dan menjadi media proses itu sendiri. Pada puncaknya di bagian Head Box, kandungan air bisa sekitar 99.5% sementara sisanya 0.5% yang disebut stock adalah serat dan bahan penambah lainnnya (wet end additives).

Ini bak memasak didapur dimana anda harus memotong bawang hingga halus, daging, mencampur dengan garam supaya dagingnya merasuk, mencuci bahan masakan supaya bersih dan sehat.

Ada 3 proses secara umum yaitu;
1. Memisahkan serat dari satu sama lain, memotong dan menghaluskan; ada 2 bagian yang digunakan yaitu, Beater dan Refiner

2. Membersihkan serat dari kotoran, yaitu menggunakan Cleaner (centrifugal) dan Screener dimana kedua alat ini ditemukan terpisah satu sama lain. Cleaner sebagai tahap pembersih pertama dan relatif serat berukuran lebih besar dari serat pada Screener. Screener terletak sebelum Headbox dimana ukuran serat jauh lebih halus.

3. Menambahkan bahan penambah – wet end additives, ada beberapa bahan penambah diantaranya; filler, sizing, color dye, optical brightening agent (OBA), deformer dll.

Bagian Wet End
1· Refiners – Alat penghalus serat dimana bubur kertas dipotong dan dihancurkan kecil-kecil. Proses ini bertujuan meningkatkan properti kekuatan dan “bonding” serat (bersatunya serat satu sama lain). Gambar diatas menggunakan Jordan Refiner dimana proses “jordaning” terjadi dimana bubur kertas diuraikan, dipotong dan distribusi rata. Sistim Jordan memompa dan mendesak campuran bubur melewati rongga yang sangat sempit dalam proses penghalusan serat.

Bila digunakan pulp kering, maka pabrik menggunakan Pulp Beater, dimana pulp yang kering dimasukkan kedalam tangki penghancur dan dicampur air untuk dibasahkan sebelum campuran bubur masuk ke refiner.

2· Cleaners – Alat pembersih serat, dimana serat pulp yang bersih akan terangkat keatas dan kotoran yang lebih berat akan turun kebawah tabung pembersih. Alat pembersih ini menggunakan “centrifugal force” (kuatan putar) menyebabkan material yang berat dan solid kehilangan momentum pada sisi dinding dalam cleaner. Efek ini membuat material berat tadi lebih cepat turun kebawah tabung dibanding fiber yang ringan.

Sebelum fiber masuk ke Headbox, serat di saring kembali dengan Screener untuk mendapatkan ukuran serat dan bahan yang lain yang seragam agar siap didistribusikan pada mesin pembentuk lembaran kertas selanjutnya.

3· Headbox – bubur kertas yang bersih dan bercampur dengan filler dan kimia penambah lainnya atau disebut stock, kemudian dicampur dengan air untuk membuat “furnish.” Furnish adalah 99.5% air dan 0.5% stock. Furnish disalurkan kedalam Headbox, dimana diregulasi sedemikian rupa agar stock terdistribusi merata disepanjang box dan stock tidak bergumpal.

4. Wire (dari mesin kertas Fourdriner)
Berfungsi membentuk bentangan lembaran kertas dengan menyaring furnish terhadap air yang menjadi media pembawa. Air disaring sedemikian rupa lewat lobang halus (mesh) permukaan wire, dan furnish terdiri dari serat dan filler tertahan diatasnya.

sumber: www.kertasgrafis.com

Satu Tanggapan

  1. 8ubiJe dbgxjnvpmigb, [url=http://qirnuvjpxsuo.com/]qirnuvjpxsuo[/url], [link=http://evfnyylinser.com/]evfnyylinser[/link], http://afpskrllmqim.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: