Derita Redominasi

Disadur dari status seorang kawan dan komentar-komentarnya. Silakan googling juga dengan keyword anggito+redominasi…:

  • gak bisa minta mas kawin sesuai tanggal pernikahan. Kalau ada cewek tetap minta mas kawin tanggal nikah maka ada dua kemungkinan: anaknya konglomerat atau cewek matre.
  • beberapa peribahasa jadi tidak laku misalnya mati 1 tumbuh 1.000 menjadi mati 0,001 tumbuh 1 (masih hidup sudah tumbuh 1 lagi. Anaknya mungkin). “Aku ingin hidup seribu tahun lagi” menjadi “Aku ingin hidup sampai besok” (frustasi kali ya…).
  • tidak ada cerita 1001 malam, harus ganti jadi cerita 1,001 malam (gak seru deh…)
  • 1000 jalan menuju roma menjadi 1 jalan menuju roma (bayangin macetnya…mungkin roma perlu pindah ke palangkaraya)
  • bahasa kromo inggil perlu diupdate sebab nuwun sewu diganti jadi nuwun siji (kelihatannya lebih sopan)
  • bang haji rhoma irama terpaksa merevisi lagunya: “180 juta penduduk Indonesia…” menjadi “180 ribu warga kelurahan…”
  • banyak orang batak pada ngurus KTP sebab marga PASARIBU diganti PASASATU. Kepulauan Seribu di jakarta jadi mengerut.
  • satu-satunya manfaat : ninja 250cc harganya cuma Rp.50.000 aja…
  • pedagang es jadinya jualan Es Kilo Mendung, Jakarta jadi kota Kilopolitan, seseorang nanti ada yg namanya Kilowati Sukarn*putri.
  • Kalau dikejar anjing tak bisa ambil langkah 1000, pasti kena gigit.

Gimana? Masih suka redominasi ???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: