Masa Depan Kita : Star Trek atau bukan ?

Mengapa Star Trek begitu populer? Karena Star Trek adalah gambaran masa depan yang aman dan menyenangkan. Star Trek menggambarkan masyarakat yang jauh lebih maju dalam bidang sains, teknologi dan organisasi politik. (Yang terakhir mungkin tidak sulit kita capai). Pasti ada perubahan besar, disertai ketegangan dan kekecewaan, pada masa antara saat ini dan masa itu, tetapi pada masa itu diperlihatkan bahwa sains, teknologi dan organisasi masyarakat telah mencapai tahap yang hampir sempurna.

Hawking, Newton, Einstein dan Data main poker

 Hawking, Newton, Commander Data dan Einstein main poker

hingga saat ini, manusia masih mampu melestarikan dan memberi makan dirinya sendiri


Salah satu ukuran keberhasilan adalah populasi dunia. Saat ini sekitar 1,9% per tahun. Sehingga populasi akan menjadi dua kali lipat setelah 40 tahun. Namun, manusia masih mampu melestarikan kehidupan dan memberi makan dirinya sendiri.

kurva populasi

Populasi manusia

Ukuran lain adalah konsumsi listrik dan jumlah artikel ilmiah. Keduanya juga berlipat ganda dalam 40 tahun. Belum ada tanda-tanda bahwa kemajuan sains dan teknologi akan mundur dan berhenti dalam waktu dekat – pastinya bukan pada masa Star Trek, yang dianggap tak lama lagi. Tetapi bila pertumbuhan penduduk dan konsumsi listrik tetap seperti sekarang, maka pada tahun 2600 populasi dunia akan berdempetan bahu, dan pemakaian listrik akan membuat bumi berwarna merah panas berkilau.

dempet bahu

Manusia berdempetan bahu dan bumi yang berkilau pada tahun 2600

Jelasnya, pertumbuhan penduduk seperti saat ini tidak bisa terus berlangsung. Lalu apa yang terjadi? Salah satunya adalah kita semua akan disapu oleh bencana, misalnya perang nuklir. Ada yang bercanda bahwa mengapa kita belum juga bertemu makhluk luar-angkasa karena saat saat peradaban mencapai kemajuan seperti peradaban kita sekarang, peradaban itu akan tidak stabil dan merusak dirinya sendiri. Namun, kami yakin manusia takkan saling merusak ketika keadaan menjadi semakin menarik.

Mengapa manusia tidak juga bertemu alien? Karena kita sudah hancur disapu perang nuklir pada saat itu🙂

Masa Depan seperti Star Trek akan bisa terwujud  seiring pengetahuan kita mengenai aturan dasar alam semesta. Akan ada teori pemungkas yang membuat kita mampu membuat pendorong warp (warp drive). Dengan teknologi sekarang, manusia akan menjelajah galaksi secara lambat dan membosankan, memakai pesawat yang lebih lambat dari cahaya. Namun karena belum ada teori pamungkas yang menyatukan semua teori lainnya, manusia belum bisa membuat pendorong warp.

Sedangkan, kita belum memahami hukum-hukum yang berlaku pada situasi yang sangat ekstrim: hukum-hukum yang berlaku pada kru Enterprise, dan Pesawat Enterprise itu sendiri. Tampaknya kita belum bisa mencapai tingkat kemajuan seperti demikian. Situasi pada Enterprise sangatlah rumit.

Sejauh ini, sistem yang paling rumit adalah tubuh kita. Kehidupan bermula di lautan primordial yang melingkupi bumi empat milyar tahun lalu. Bagaimana ini bisa terjadi kita masih belum tahu. Mungkin ada benturan acak antar atom-atom sehingga membentuk molekul besar yang bisa menggandakan dirinya sendiri dan menyusun dirinya sendiri menjadi struktur yang lebih kompleks.  Yang pasti, sekitar tiga setengah milyar tahun lalu, molekul DNA yang sangat kompleks telah terbentuk.

sejauh ini, sistem yang paling rumit adalah tubuh kita

DNA adalah dasar semua kehidupan di bumi. DNA memiliki struktur pita ganda, seperti tangga spiral, yang ditemukan oleh Francis Crick dan James Watson di lab Cavendish di Cambridge pada tahun 1953. Dua tali pada pita ganda dihubungkan oleh sepasang lantai, seperti lantai pada tangga spiral. Ada empat lantai pada DNA: adenine, guanine, thymine dan cytosine. Urutan lantai yang terjadi di sepanjang tangga spiral membawa informasi genetik yang memampukan DNA memnyusun organisme di sekelilingnya dan mereproduksi dirinya sendiri. Ketika dia menggandakan dirinya sendiri, kadangkala ada error pada proporsi atau urutan pada lantai-lantai spiral. Biasanya, kesalahan penggandaan membuat DNA tidak bisa mereproduksi dirinya sendiri, sehingga kesalahan genetik atau mutasi akan hilang atau punah. Tetapi terkadang, kesalahan demikian akan meningkatkan kemampuan DNA untuk bertahan dan menggandakan diri. Perubahan demikian pada kode genetik akan menguntungkan. Beginilah informasi yang terkandung pada DNA lambat laun akan berevolusi dan semakin kompleks.

Karena evolusi biologi pada dasarnya adalah peluang acak pada genetika, maka kecepatannya sangat lambat. Kompleksitas, atau jumlah bit informasi, yang dikode di DNA adalah kelipatan dari lantai-lantai molekul. Selama kurang lebih 2 milyar tahun, tingkat kompleksitas hanya tumbuh 1 bit tiap 100 tahun. Lambat laun tumbuhnya menjadi 1 bit per tahun selama beberapa juta tahun terakhir. Tetapi kemudian, sekitar enam hingga delapan ribu tahun lalu, perkembangan besar terjadi. Manusia mengembangkan bahasa tulis. Ini berarti informasi bisa disalurkan dari generasi ke generasi tanpa harus menunggu mutasi acak dan seleksi alam untuk mengkodenya ke dalam ururtan DNA. Tingkat kompleksitas tumbuh luar biasa besar. Selembar kertas romansa dapat menyimpan informasi sebanyak selisih antara DNA kera dan manusia, dan tiga puluh volume ensiklopedia dapat menyimpan keseluruhan urutan DNA manusia.

dna manusia

Penyaluran data mlalui media eksternal non-biologis membawa manusia mendominasi duia dan meningkatkan populasi. Tetapi manusia sekarang berada di awal jaman baru, di mana kita akan bisa meningkatkan kompleksitas rekanam internal kita, DNA, tanpa harus menunggu lambatnya proses evolusi biologi. Tidak ada perubahan berarti pada DNA manusia selama sepuluh ribu tahun terakhir, namun kemungkinan besar kita akan mampu merancang ulang sepenuhnya pada seribu tahun ke depan. Tentu saja, banyak orang menganggap rekayasa genetika pada manusia harus dilarang, namun kecil kemungkinan kita bisa mencegahnya. Kecuali kita berada di bawah rezim dunia yang totaliter, seseorang pada suatu tempat akan merancang manusia dengan rekayasa DNA, manusia super.

Manusia bisa lebih cepat atau lebih cerdas. Tapi tidak bisa kedua-duanya. Demikian pula komputer

Pastinya, manusia super akan menimbulkan masalah sosial dan politik yang besar bila dikaitkan dengan manusia non-super. Inilah mengapa masa depan Star Trek tidak mungkin terjadi di mana manusia empat ratus tahun kemudian secara mendasar sama dengan kita sekarang. Hal lainyang diperlukan adalah kualitas mental dan fisik untuk menghadapi tantangan baru seperti perjalanan luar angkasa. Manusia juga harus meningkatkan kemampuan sistem biologisnya agar tetap di depan dari sistem elektronik. Saat ini, komputer memang unggul pada sisi kecepatan, tetap mereka tidak cerdas. Hal ini tidak mengejutkan karena komputer kita saat ini tidak lebih rumit dari otak cacing-tanah.

cacing einstein

Otak komputer tidak lebih cerdas dari otak cacing tanah

Tetapi komputer mengikuti hukum Moore: kecepatannya dan kompleksitasnya berlipatganda tiap delapan belas bulan (Gambar 5). Dan ini akan terus berkembang hingga kompleksitasnya serupa dengan otak manusia. Jika molekul kimia dapat beroperasi pada manusia sehingga membuat mereka cerdas, maka sirkuit elektronik kompleks juga bisa membuat komputer menjadi cerdas. Dan jika mereka cerdas, mereka bisa membuat komputer yang lebih cerdas lagi.

Apakah kompleksitas biologi dan elektronik ini akan berlangsung terus menerus, atau adakah batasan ? Pada bidang biologi, batasan kecerdasan manusia dipengaruhi oleh ukuran otak yang bisa melewati rahim. Ketika melihat ketiga anakku sedang lahir, saya tahu betapa sulit kepala itu keluar. Tetapi dalam beberapa ratus tahun, saya harap kita bisa menumbuhkan bayi di luar tubuh, sehingga batasan ini bisa dihilangkan. Tetapi semakin besar volume otak maka aktivitas kimia akan relatif lambat. Inilah problem kecerdasan versus kecepatan. Manusia bisa menjadi lebih cepat atau lebih cerdas, tapi tidak bisa dua-duanya. Masalah yang sama juga dihadapi sirkuit elektronik.

lair di luar tubuh

Lahir di luar tubuh

Solusinya adalah sirkuit elektronik bisa meniru otak manusia. Otak tidak mempunyai CPU tunggal – yang memproses tiap perintah secara berurutan. Tetapi, otak memiliki jutaan prosesor yang bekerja sama sekaligus. Pemrosesan paralel seperti ini adalah masa depan kecerdasan elektronik.

Seperti apa alien yang akan menemui kita? Mirip seperti film Independence Day, bukan seperti ET

Seandainya manusia tidak saling menghancurkan pada beberapa ratus tahun ke depan, maka kita akan menyebar ke planet-planet di tata surya lalu ke bintang-bintang terdekat. Tetapi tidak seperti Star Trek atau Babylon 5, dengan ras baru mirip manusia yang ada di tiap sistem bintang. Ras manusia baru saja ada selama dua juta tahun dibandingkan umur alam semesta yang lima belas milyar tahun sejak dentuman besar (big bang).

Maka jika kita bisa hidup di sistem bintang yang lain, peluang bertemu alien seperti manusia sangatlah kecil. Alien yang kita temui mungkin masih sangat primitif atau sangat maju. Jika mereka sudah sangat maju, mengapa mereka tidak menyebar ke galaksi dan mengunjungi bumi? Jika alien pernah ke sini, maka mereka akan tampak jelas: seperti film Independence Day dan bukan seperti ET.

Lalu mengapa tidak kunjung ada alien yang bertamu ke bumi? Bisa jadi ada ras maju di luar sana yang menyadari keberadaan kita tetapi membiarkan kita tetap tenggelam dalam lingkungan primitif. Tentu saja mereka tidak akan menganggap bentuk kehidupan yang lebih rendah: apakah kita pernah memikirkan berapa banyak serangga dan cacing-tanah yang kita injak? Penjelasan yang lebih bisa diterima adalah bahwa kecil kemungkinan ada kehidupan di planet lain atau kecil kemungkinan ada makhluk cerdas di planet lain. Karena kita menganggap kita ini cerdas, meskipun tanpa dasar yang jelas, kita menganggap kecerdasan adalah akibat tidak terelakkan dari evolusi. Meskipun hal ini meragukan. Belum jelas apakah kecerdasan berarti bisa lebih bertahan hidup. Bakteri bisa bertahap hidup meskipun tidak cerdas dan akan tetap bertahan jika kecerdasan yang kita puja ini malah menghancurkan kita pada bencana nuklir. Maka ketika ketika menjelajah galaksi mungkin kita temukan kehidupan primitif, tetapi tidak berupa manusia seperti kita.

Lebih cerdas berarti lebih survive ? Tidak juga !! Bakteri akan bertahan hidup bila terjadi perang nuklir. Manusia tidak…

Masa depan sains tidak akan senyaman seperti digambarkan Star Trek: sebuah dunia yang penduduknya sebagian besar adalah ras manusia, dengan sains dan teknologi yang sangat maju tapi stagnan. Tetapi, saya kira kita punya masa depan sendiri berupa kemajuan yang pesat dan sangat kompleks di bidang biologi dan elektronik. Tidak banyak kemajuan itu yang akan terjadi dalam seratus tahun ke depan, yang kita semua bisa prediksi. Tetapi pada akhir millennium berikut, jika Tuhan mengijinkan, maka akan jelas bedanya masa depan itu dibandingkan dengan Star Trek.

Sumber: Bab Our Future: Star Trek or Not ?, Buku Universe in A Nutshell, karya Stephen Hawking

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: