Tahu tapi Tidak Peduli

🕌*Kita mengetahui,* _*Sholat secara berjamaah* itu adalah sunnah, mendapat lebih 27 derajat dibanding Shalat bersendirian. Tetapi ruginya kita masih *tidak mampu untuk berjamaah di Masjid atau Surau.*_

🕌 *Kita mengetahui,* _bahwa ucapan *Subhaanallaahi wa bihamdihi* sebanyak 100 kali dalam sehari akan *menghapuskan dosa-dosa kita,* walaupun dosa kita sebanyak buih di lautan. Akan tetapi sayang, berapa banyak hari kita yang berlalu *tanpa kita mengucapkannya sedikitpun.*_
🕌 *Kita mengetahui,* _bahwa *pahala dua rakaat Dhuha setara dengan pahala 360 sedekah*, akan tetapi sayang, hari berganti hari *tanpa kita melakukan sholat Dhuha*._
🕌 *Kita mengetahui,* _bahwa orang yang *berpuasa sunnah karena Allah satu hari saja*, akan dijauhkan wajahnya dari api Neraka sejauh 70 musim atau 70 tahun perjalanan. Tetapi sayang, *kita tidak mau menahan lapar.*_
🕌 *Kita mengetahui,* _bahwa siapa yang *menjenguk orang sakit* akan diikuti oleh 70 ribu Malaikat yang memintakan ampun untuknya. Tetapi sayang, kita *belum juga menjenguk satu orang sakit pun minggu ini.*_
🕌 *Kita mengetahui,* _bahwa siapa yang membantu *membangun Masjid karena Allah SWT* walaupun hanya sebesar sarang burung, akan dibangunkan sebuah rumah di Syurga. Tetapi sayang, kita *tidak tergerak untuk membantu pembangunan Masjid* walaupun hanya dengan beberapa puluh ribu atau seribu rupiah._
🕌 *Kita mengetahui,* _bahwa siapa yang *membantu ibu tunggal dan anak yatimnya, pahalanya seperti berjihad di jalan Allah,* atau seperti orang yang berpuasa sepanjang hari tanpa berbuka, atau orang yang shalat sepanjang malam tanpa tidur. Tetapi sayang, sampai saat ini kita *tidak berniat membantu seorang pun anak yatim*_
🕌 *Kita mengetahui,* _bahwa orang yang membaca *satu huruf dari Al-Qur’an, baginya sepuluh kebaikan dan satu kebaikan akan di lipatgandakan sepuluh kali*. Tetapi sayang, kita *tidak pernah* meluangkan waktu membaca Al-Qur’an dalam jadwal harian kita._
🕌 *Kita mengetahui,* _bahwa *Haji yang mabrur,* tidak ada pahala baginya kecuali Syurga, dan akan diampuni dosa-dosanya sehingga kembali suci seperti saat dilahirkan oleh ibunya. Tetapi sayang, *kita tidak bersemangat untuk melaksanakan Haji,* padahal kita mampu melaksanakannya._
🕌 *Kita mengetahui,* _bahwa orang mukmin yang paling mulia adalah yang yang *paling banyak shalat malam,* dan bahawasanya *Rasulullah SAW* dan para sahabatnya *tidak pernah meremehkan sholat malam* ditengah segala kesibukan dan jihad mereka. Tetapi sayang kita *terlalu meremehkan sholat malam*._
🕌 *Kita mengetahui,* _bahwa *hari Kiamat pasti terjadi*, tanpa ada keraguan, dan pada hari itu *Allah SWT* akan membangkitkan semua yang ada di dalam kubur. Tetapi sayang, kita tidak pernah mempersiapkan diri untuk hari itu…_
_Kita sering menyaksikan orang2 yang kita kenal dan kita sayangi *meninggal mendahului* kita. Tetapi sayang, kita selalu hanyut dengan senda gurau dan permainan seakan kita mendapat jaminan hidup selamanya._
Saya telah mengirimkan nasihat ini kepada orang2 yang saya cintai karena *Allah SWT*, maka kirimkanlah nasihat ini kepada orang2 yang kalian cinta & sayangi… 

F

*_Barokallaahu fiikum..

Sumber: Grup Whatsapp

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: