Palestina

“Nak, jangan terlalu kasihan dengan Palestina,

kasihanilah dirimu juga…..”

– Nak sebagian besar orang kini kasihan dengan Palestina 
– Nak sebagian besar orang kini empati ke Palestina karena tempat ibadahnya di blokade oleh Israel.

– Nak, sebagian besar orang kini empati dengan jatuhnya korban rakyat Palestina karena mempertahankan hak nya
nak jangan lupa, setiap kondisi kesulitan selalu Allah selipkan kenikmatan yang tidak Allah berikan pada kondisi aman dan lapang
Nak, 

– engkau harus bantu Palestina, 

– Engkau harus membenci perbuatan Isarel, WAJIB

– lakukan sesuatu yg engkau mampu untuk Palestina
tp jangan Lupa Kasihanilah dirimu sendiri Nak,

KARENA, 

saat engkau disini masih dibela oleh ayah bundamu,

anak palestine sudah berani melindungi diri sendiri, bahkan melindungi keluarganya bahkan negaranya, lihatlah foto keberanian mereka

Kasihanilah dirimu Nak,
KARENA,

saat engkau masih kadang masih harus dipaksa untuk menghafal Qur’an

mereka sudah menjadikan Al Qur’an sebagai teman bermain

Kasihanilah dirimu Nak…….
KARENA,

saat engkau dan ayah bisa duduk tenang.memilih masjid yang indah, itupun kadang masih muncul malas

mereka Ribath, duduk “tenang” ditengah kepungan senjata untuk menjaga masjid mereka

tahukah engkau Ribath Nak?

ia adalah berjaga di perbatasan antara daerah muslim dan musuh,

tahukah engkau pahala Ribath nak, 

cukuplah satu hadist saja ayah sampaikan
“barang siapa yg melakukan ribath (berjaga di perbatasan musuh) di jalan Allah satu malam lebih baik maka ia seperti mengerjakan puasa & shalat seribu malam. [HR. ibnumajah No.2756]”
pahala satu malam Nak, 

sementara setiap malam keluarga Palestina diberi peluang ribath, sedang engkau dan ayah mu

– masih berjuang di atas kantuk, 

– di atas kasur empuk, 

– di kelilingi dosa harian yang menumpuk,

kasihanilah dirimu Nak,
KARENA, 

saat engkau berjuang menghafal Qur’an yang entah berapa tahun lagi selesai agar engkau bisa memberi syafaat bagi keluargamu

maka anak2 palestine setiap saat diberi peluang lebih cepat untuk mendapat hak prerogatif syafaat, karena terlalu seringnya maut di depan mereka dan jika maut menjemput mereka bahagia atasnya

kasihanilah dirimu nak, yang harus lebih keras.dan lama
KARENA,

saat engkau dan ayah masih diskusi apa ayah boleh memaksamu untuk beribadah,

saat kita dikusi makan apa, diskusi liburan kemana

maka mereka sudah berdiskusi, berhadapan muka dengan tentara israel, beradu kata, diskusi tentang hak mereka yang dirampas oleh Israel

kasihanilah dirimu Nak yang terlambat menjadi dewasa, terlambat menjadi mandiri
dan terakhir Nak, 

KARENA

saat engkau sering tersenyum karena nikmat dunia yang kita dapat

maka mereka tersenyum atas nikmat akhirat diujung hidup mereka karena syahid

kasihanilah dirimu nak..

dan lebih kasihan lagi ayahmu…
jadi Nak, 

bantulah Palestina, siapa tahu Allah cipratkan keberkahan kepadamu

Bantulah dirimu dan ayahmu karena perjuangan kita menuju kampung akhirat masih Jauh….

#Buduran, Sidoarjo

23 Juli 2017

kita yang JAUH dari bumi PALESTINA

Sumber: Grup WhatsApp

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: