Bab ke-5 The Grand Design, The Theory of Everything (bagian 4)

Bayangkan anda ingin bepergian dari New York ke Madrid, dua kota yang berada pada garis lintang yang hampir sama. Jika bumi ini datar, rute terpendek akan berupa garis lurus ke timur. Jika anda melakukan demikian, anda akan tiba di Madrid setelah menempuh jarak 5931 km. Namun karena lengkungan bumi, ada jalur yang pada peta datar terlihat melengkung sehingga lebih panjang, tetapi sebenarnya lebih pendek. Anda bisa menempuh 5768 km bila mengikuti rute lingkaran-akbar, yang awalnya mengarah ke timur laut lalu sedikit demi sedikit membelok ke timur lalu ke arah tenggara. Selisih jarak antara dua rute ini disebabkan oleh kelengkungan bumi, tanda dari geometri non-Euclidean. Maskapai mengetahui hal ini dan mengatur para pilotnya untuk mengikuti rute lingkaran-akbar bila memungkinkan. Baca lebih lanjut

Iklan

Bab 5 The Grand Design, The Theory of Everything (bagian 3)

Maka anda bisa memanjangkan hidup anda dengan terus menerus terbang ke arah timur mengelilingi bumi, meski anda akan bosan menonton film di pesawat

Baca lebih lanjut

Bab Ke-4 The Grand Design, Alternative Histories (versi penuh)

Dapatkah teori yang dibangun berdasarkan kerangka kerja yang begitu asing dalam kehidupan sehari-hari juga menjelaskan kejadian-kejadian biasa yang dimodelkan dengan begitu akurat oleh fisika klasik? Bisa, untuk kita dan orang-orang di sekitar kita yang terbentuk dari struktur yang padat, tersusun dari sekian banyaknya atom, lebih banyak daripada jumlah bintang di alam semesta yang teramati.

Baca lebih lanjut

Bab 5 The Grand Design, Theory of Everything (bagian 2)

Contohnya, jika anda membawa secangkir teh pada lorong pesawat jet yang sedang terbang, anda mungkin berkata kecepatan anda 3 kilometer per jam. Namun seseorang di bumi mungkin berkata anda sedang bergerak 915 kilometer per jam. Janganlah berpikir bahwa hanya salah satu dari dua pendapat ini yang benar, ingatlah bahwa karena bumi mengitari matahari, seseorang yang melihat dari permukaan matahari akan tidak menyetujui kedua pendapat itu dan mengatakan bahwa anda bergerak sekitar 29 kilometer per detik

Baca lebih lanjut

Bab Kelima dari The Grand Design, The Theory of Everything (Bagian 1)

Dengan sedikit selotip untuk menghindari gesekan, serbuk-serbuk itu bergerak seakan-akan didorong oleh kekuatan yang tak terlihat dan menyusun dirinya sendiri dalam pola busur yang membentang dari satu kutub magnet ke kutub lainnya

Baca lebih lanjut

Bab Keempat The Grand Design, Alternative Histories (bagian akhir)

Fisika kuantum memberitahu kita bahwa selengkap apapun pengamatan kita tentang masa kini, masa lalu (yang tak teramati), seperti masa depan, tidaklah tertentu dan ada hanya sebagai spektrum kemungkinan. Alam semesta, menurut fisika kuantum, tidak memiliki masa lalu atau sejarah tunggal.

Baca lebih lanjut

Bab Keempat The Grand Design, Alternative Histories (Bagian 2)

Inilah, menurut Einstein, seakan-akan Tuhan melempar dadu sebelum memutuskan keluaran dari setiap proses fisik. Gagasan ini membuat Einstein tidak nyaman sehingga meskipun dia adalah salah satu bapak fisika kuantum, dia kemudian menjadi kritis terhadapnya.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: