Buat anak-anak kita

Inilah zaman dimana saya tidak mendidik anak2 saya untuk menjadi seperti doktrin orang tua dulu, Serasi Rasa

Adik2 remaja sekalian, jika kalian masih bercita-cita jadi PNS, biar besok2 hidup terjamin sampai tua, maka itu cita-cita generasi luama sekali, orang tua kita dulu, SMA angkatan 70-80 mungkin masih begitu.

Jika kalian bercita-cita jadi karyawan BUMN, biar gaji bagus, pensiun ada, besar pula, maka itu juga generasi lama, paman-paman, tante-tante kita dulu, SMA angkatan 90-an, itu cita-citanya.

Jika kalian bercita-cita jadi karyawan multi nasional company, perusahaan swasta besar, biar bisa tugas di luar negeri, tunjangan dollar, itu juga cita-cita kakak-kakak kita dulu, yang SMA angkatan 2000-an.

Kalian adalah generasi berbeda. Kalian adalah yang SMP, SMA, atau kuliah di tahun 2010 ke atas. Seharusnya kalian tidak bercita-cita seperti itu lagi. Kalian adalah warga negara dunia, tersambung dengan seluruh sudut dunia.

Apa cita-cita kalian?
Jadilah pekerja kreatif, wiraswasta, profesi pekerjaan bebas, dan pekerjaan2 yang menakjubkan lainnya. Kalian menonton film seperti Iron Man, Avengers, Minion, maka besok2 giliran film kalian yang ditonton orang.

Kalian jadi konsumen Burger King, KFC, dll, maka besok2 giliran orang lain yang jadi konsumen franchise milik kalian. Hari ini kalian memakai baju, pakaian buatan orang lain, besok2 giliran orang lain yg pakai baju kalian.

Hari ini kalian berobat ke rumah sakit, besok2 giliran orang yang berobat di klinik dengan sistem dan cara berbeda milik kalian.

Itulah dunia kalian. Masa depan. Jangan mau hanya jadi pengikut, follower, tapi berdiri di depan, giliran orang lain yang mengikuti dan mendengarkan trend yg kita buat. Maka saat itu tiba, kita bisa benar2 bilang: Merdeka!!

Ayolah, lupakan sejenak bekerja jadi PNS, karyawan BUMN, atau karyawan swasta, masuk pagi, pulang malam. 30-40 tahun bekerja, pensiun. Itu sudah terlalu banyak orang yang melakukannya, masa’ kita akan ikut jalan serupa, saatnya kalian memulai jalan berbeda.

Jangan takut dengan kegagalan, jangan takut dengan tidak punya pekerjaan, menganggur, dll, dll. Sepanjang kita memang sungguh2, tahan banting, kita bisa menjadi yang terbaik di bidang yg kita geluti.

Setinggi apapun jabatan kalian, jika masih PNS, karyawan BUMN, karyawan swasta, maka sejatinya tetap saja suruhan orang lain. Punya atasan, dan hidup kita laksana siklus dari bulan ke bulan, gajian ke gajian.

Asyik duduk di belakang meja, lamat-lamat menatap media sosial, komen ini, komen itu, dan sebagainya, dan sebagainya. Tapi tetap saja begitu-begitu saja hidup kita. Tidak, adik-adik sekalian, hidup kalian bisa lebih berwarna. Kalian bisa jadi apa saja.

Jangan buat sempit cita-cita, mimpi-mimpi kalian. Generasi kalian seharusnya tidak terikat waktu, tidak korupsi waktu, sebaliknya, kalian bebas dan fleksibel menentukan jam kerja sendiri.

Yakinlah, besok lusa, karya kalian akan menaklukkan kota-kota jauh, bahkan negara-negara jauh. Besok lusa, profesi kalian akan memiliki reputasi hingga pulau-pulau seberang, benua-benua luar.

Kalian bukan lagi generasi yang bahkan naik pesawat saja mahal dan susah. Atau mau berkirim kabar harus memakai telegram dan pager. Sambutlah masa depan kalian yang gemilang.

Jadilah pekerja kreatif, wiraswasta, profesi2 penuh passion dan suka-cita. Itulah panggilan generasi kalian. Dan saat kalian bisa menggapainya, kalian bisa berteriak sekencang mungkin: Merdeka! Karena hidup kalian sungguh sudah merdeka.

Mulailah dari sekarang, remaja. Cari hobi dan aktivitas bermanfaat. Tekuni. Besok-besok kalian menjadi master di bidang tersebut.

Maka kita tidak lagi bicara tentang besok pagi2 berangkat kerja, sore2 pulang nanti macet, aduh, besok sudah Senin lagi, melainkan bicara: besok saya akan menginspirasi siapa, nanti sore saya akan mengubah apa, dan besok Senin saya akan meluncurkan karya apa lagi.

Oleh: Najwa Shihab (Guru WhatsApp)

Iklan

HAILULAH, QAILULAH & ‘AILULAH

Apakah yang dimaksud dengan *HAILULAH, QAILULAH & ‘AILULAH?*

☆ _*HAILULAH*_ adalah :

tidur sehabis melaksanakan sholat subuh, dinamakan demikian karena tidur tersebut dapat menghalangimu dari rejeki yang ALLAH SWT tebar pada waktu pagi hari.

☆ _*QAILULAH*_ adalah :

tidur SEBELUM melakukan sholat dhuhur sekitar 25 – 30 menit sebelum dikumandangkannya adzan dhuhur, tidur jenis ini sangat bemanfaat dan sangat dianjurkan oleh Nabi Saw.

Menjelaskan ketika musim panas rasulullah tidur sebelum Dzuhur dan ketika musim dingin beliau Nabi Muhammad tidur setelah dzhuhur

☆ _*’AILULAH*_ adalah :

tidur sehabis melakukan sholat ashar, tidur jenis satu ini dapat menyebabkan berbagai penyakit, diantaranya adalah : sesak napas dan murung dan gelisah.

Sebarkanlah,,,

Karena jarang diantara kita yang faham apa itu *QAILULAH, HAILULAH & ‘AILULAH*

sehingga bermanfaat bagi semua dan terhindar segala  macam penyakit, hissiyyah ataupun ma’nawiyyah.

aamiin yra

Wallahu`alam

Subhanallah

Semoga kita dapat mengambil pengetahuan bermanfaat yang bernilai ibadah lewat tulisan ini dan mengamalkan dalam kehidupan sehari – hari

Sumber: Grup Whatsapp

Tujuh Perkara Melebihi Keadaan

Tujuh Perkara Melebihi Keadaan

¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤

Assalamu’alaikum Warohmatollohi Wabarokatuh….

بسم الله الرحمن الرحيم

سئل علي كرم الله وجهه ؛ ما أثقل من السماء؟، وما أوسع من الأرض؟، وما أغني من البحر؟، وم أشد من الحجر؟، وما أحر من النار؟، وما أبرد من الزمهرير؟، وما أمر من السم؟ ….

Ditanyakan kepada Ali bin Abi Tholib Karromallohu waj’hahu;

1. Apakah yang lebih berat dibanding langit?

2. Apa yang lebih luas daripada bumi?

3. Apa yang lebih kaya dibanding laut?

4. Apa yang lebih keras daripada batu?

5. Apa yang lebih panas dibanding api?

6. Apa yang lebih dingin dibanding air zamharir?

7. Apa yang lebih pahit dibanding racun?&

Kemudian Beliau Sayyidina Ali Karromallohu Waj’hah menjawab;

1. Berbuat bohong kepada makhluk lebih berat daripada langit.

2. Yang hak (benar) lebih luas daripada bumi.

3. Hati yang qona’ah lebih kaya daripada laut.

4. Hati orang munafik lebih keras daripada batu.

5. Penguasa yang dzolim lebih panas daripada api.

6. Hajat (kebutuhan) terhadap orang jahat itu lebih dingin daripada Zamharir.

7. Dan Sabar itu lebih pahit daripada racun.

Pendapat lain menyebutkan: Perbuatan ‘adu domba’ lebih pahit daripada racun.

* Hati orang munafik lebih keras daripada batu, sebab batu dapat pecah dihantam besih dan dapat mencekung karena tetes air hujan yang cukup lama, tapi hati orang munafik tidak dapat dipengaruhi oleh berbagai nasihat.

Tentang adu domba Nabi saw bersabda

لا يدخل الجنة قتا ت

٠ ( رواه؛ البجاري ومسلم وأبوداوود

&Orang yang gemar berbuat adu domba tidak dapat masuk surga.&

(H.R. Al-Bukhori, Muslim dan Abu Dawud).

Selain itu, diriwayatkan pula, bahwasannya Nabi saw. bersabda:

ليس مني ذوحسد ولانميمة ولاكهانة ولا أنا منه

&Bukan dari golonganku orang yang hasud, orang yang mengadu domba, dan orang yang suka berdukun, dan saya bukan dari golongan mereka.&

Wallohu A’lamu bish-showaab……

Sumber: Grup Whatsapp

%d blogger menyukai ini: