1 Juz ? Belum tuh…

Kejadiannya beberapa tahun lalu saat saya menunaikan haji. Di Padang Arafah, saat antri menuju toilet, saya diajak ngobrol oleh seorang ibu warga negara Palestina. 
Dia tanya, “Berapa Juz Al Qur’an yang kamu hafal, anak muda?”
Dengan tenang dan tanpa rasa berdosa saya menjawab pertanyaan si Ibu:
“Satu Juz pun saya belum hafal semua , Madam!”
Tiba-tiba wajah si ibu berubah seperti marah: 
“Bagaimana bisa, di negeri yang aman dan damai seorang anak muda belum 1 Juz Al Qur’an pun dihafalnya?”
“Di negeri kami, di tengah dentuman bom dan desingan peluru, anak-anak kami malu kalau sudah berumur 12 tahun belum hafal Qur’an 30juz…”
Si ibu ngomel sambil memandang saya dengan sudut matanya.
Tiba giliran saya masuk toilet, saya hanya memandang si ibu dengan wajah tenang seolah tak terjadi apa-apa pada diri saya. 
Saya malah berpikir: 
“Ibu, di negerimu tak ada mall senyaman di Jakarta. Di negeri ibu tak ada cafe-cafe tempat anak muda ngobrol seperti di negeri kami! Seandainya kau datang ke negeri kami, tentu engkau takkan bertanya tentang Al Qur’an, pasti engkau bertanya tentang baju-baju keren yang digantung di etalase mall itu!”, Pikir saya.
Ada yang aneh setelah kejadian itu. Biarpun kejadiannya sudah beberapa tahun lebih saya tak pernah bisa melupakan wajah dan tatapan si ibu Palestina itu. 
Saya masih ingat kerutan-kerutan di wajahnya. Ekspresinya ketika mendengar jawaban saya bahwa saya belum hafal satu Juz pun. 
Wajah yang tampak sangat sedih penuh kesal bercampur kasian kepada saya.
Berbulan-bulan saya memikirkan kejadian itu, sampai satu hari tiba-tiba saya berpikir:
“Jangan-jangan si Ibu itu adalah malaikat yang dikirim Allah untuk mengingatkan saya.”
“Allahu Akbar, betapa sombongnya dan betapa bodohnya saya, ditegur Malaikat Allah malah jawab sekenanya!”
Padahal setiap Muslim wajib bisa membaca Al Qur’an dengan tartil tanpa kecuali. Wajib hafal dan memahami artinya, tanpa kecuali. Dan setiap Muslim wajib menerapkan kandungan Al Quran jadi akhlaknya sehari-hari, tanpa kecuali!
Ya Allah…..
Sudah sedemikian jauhnya saya dengan AlQur’an…..
Semoga saya bisa menjadi pembelajar yang baik dan diberi kesempatan yg cukup untuk mempelajarinya 
Ya Allah…..😭😭😭😭😭😭😭

Sumber: Grup WhatsApp

Mari Hafalkan Al-Quran

BEBERAPA HAL PENTING DALAM MENGHAFAL AL-QUR’AN

1.PENTINGNYA MENGHAFAL AL QURAN

a) Menghidupkan sunnah Rosululloh SAW.

b) Mencontoh dan meneladani kebiasaan baik orang-orang sholih dan para ulama’ zaman dulu sampai sekarang.

c) Menghidupkan kembali keahlian Para Ulama dalam bidang keilmuannya.

d) Menguatkan keilmuan dan meningkatkan kualitasnya.

2.KEISTIMEWAAN MENGHAFAL AL QURAN

a) Menghafalkan Al Quran berarti menghafalkan pedoman utama syariat agama Islam.

b) Menghafal Al Quran adalah metode yang pertama dalam proses pembelajaran Al Quran.

c) Menghafalkan Al Quran dimudahkan bagi setiap orang.

d) Menghafal Al Quran adalah kegiatan dan usaha yang tidak pernah mengenal rugi dan gagal

3.BEBERAPA KEUTAMAAN PENGHAFAL AL QURAN

a) Orang yang hafal Alquran adalah ahli Alloh dan pilihan Alloh.

b) Orang yang hafal Alquran dimulyakan oleh Alloh.

c) Orang yang hafal Alquran adalah orang yang paling berhak dijadikan imam sholat.

d) Alloh mengangkat derajat orang yang hafal Alquran dengan menjadikannya sebagai pemimpin umat atau menjadi orang-orang yang terhormat di dunia.

e) Orang yang hafal Alquran berhak dihormati dan diutamakan walaupun sudah mati.

f) Orang yang hafal Alquran selalu didekati dan ditemani oleh malaikat safaroh yang mulya.

g) Orang yang hafal Alquran adalah orang yang selalu berdialog (bercengkerama) dengan Alloh dan termasuk orang yang selalu dzikir kepada Allah.

h) Orang yang hafal Alquran dicukupi dan dikabulkan keinginannya oleh Alloh.

i) Orang yang hafal Alquran akan selalu mendapatkan nasehat, obat hati, petunjuk dan rohmat dari dalam hatinya sendiri.

j) Orang yang hafal Alquran dan menguasainya adalah orang yang diutamakan pendapat – pendapatnya untuk kemaslahatan umat.

k) Orang yang hafal Alquran dan selalu membacanya adalah pewaris ilmu kenabian  yang sempurna.

l) Orang yang hafal Alquran dan selalu membacanya membarokahi makhluk dan alam disekitarnya.

m) Orang yang hafal Alquran, memahami isinya, mengamalkannya dan mengajarkannya adalah orang yang paling baik dan paling utama.

n) Orang yang hafal Alquran adalah orang yang kuat imannya jauh dari kejelekan dan hawa nafsu.

o) Orang yang hafal Alquran adalah sang juara-juara kebaikan.

p) Orang-orang yang hafal Alquran selalu mendapat sakinah/ketenangan, dipenuhi rohmat, dilindungi oleh para malaikat, dan terkenal namanya disisi Alloh.

4.BEBERAPA PAHALA YANG SANGAT BESAR BAGI PENGHAFAL AL QUR’AN

a) Setiap huruf hijaiyah dari Alquran yang dia baca mendapatkan sepuluh kebaikan.

b) Membaca ulang 3 ayat dalam sholat dengan hafalan pahalanya lebih baik daripada 3 ekor unta yang gemuk dan besar.

c) Hafalan Alquran sah jika dibuat mas kawin.

5.KEUTAMAAN PENGHAFAL ALQURAN DI AKHIRAT

a) Selamat dari fitnah dan siksa kubur.

b) Mendapatkan syafaat, pertolongan, dan pembelaan dari Alquran mulai bangkit dari kubur sampai berhasil masuk surga.

c) Mendapat naungan khusus dibawah Arsy Alloh pada hari qiyamat.

d) Mendapatkan derajat yang sangat tinggi di dalam surga.

e) Orang tua dari anak yang hafal Alquran dan selalu mengamalkannya mendapat mahkota khusus yang sangat indah.

f) Orang yang hafal Alquran dapat mensyafaati keluarganya.

6.DELAPAN SIFAT YANG HARUS DIMILIKI OLEH ORANG YANG MENGHAFAL ALQURAN

a) Selalu ikhlas /memurnikan niat.

b) Selalu beramal sholih dan meninggalkan maksiat.

c) Selalu bersungguh-sungguh dan bersemangat.

d) Memulai menghafalkan alquran dari masa kecil.

e) Banyak berdoa kepada Alloh.

f) Berusaha menghayati dan memahami arti dan keterangan Alquran.

g) Berusaha selalu bersih dan suci lahir batin.

h) Berakhlaq Alquran.

7.TUJUH KIAT UNTUK MEMUDAHKAN HAFALAN ALQURAN

a) Memilih guru yang ahli Alquran.

b) Memilih mushaf Alquran yang mudah untuk dihafalkan.

c) Memilih teman yang sholih yang dapat membantu dan melancarkan hafalan Alquran.

d) Memilih waktu yang tepat untuk menghafal Alquran.

e) Memilih tempat yang dapat berkonsentrasi dalam menghafal Alquran.

f) Memilih ayat-ayat / surat yang akan dihafalkan sesuai kemampuan.

g) Memilih makanan dan minuman yang dapat menguatkan hafalan.

Semoga kita dan anak turun kita jadi ahli AlQuran & Hafidz sesuai kemampuan, bisa mengamalkan & menyampaikan pada banyak orang, Aamiiiin…

Sumber: Pondok Pesantren Gadingmangu

%d blogger menyukai ini: