Belajar dari Banyuwangi

Ada satu kelompok orang miskin yang tidak mungkin dientas. Mereka janda. Atau duda. Sudah tua. Tidak punya keluarga. Rumah juga tiada.

Diberi modal pun tiada guna. Apalagi diberi penataran.

Perkiraan saya jumlahnya 5 juta. Di seluruh Indonesia.

Bagi kelompok ini, yang penting adalah jaminan bisa makan. Setidaknya dua kali sehari. Kalau sakit bisa berobat. Gratis. Punya baju meski tidak baru. Punya selimut. Atau sarung yang multi guna.

Tapi yang terpenting sebenarnya keperluan jenis ini: teman bicara. Teman ngobrol. Teman curhat.

Inilah sebenarnya tujuan panti jompo. Agar punya banyak teman sebaya. Tapi dari namanya saja sudah begitu menghina. Siapa yang mau terhina tinggal di sana.

Di Banyuwangi saya melihat contoh ideal. Saat saya ke sana. Sabtu-Minggu kemarin. Bupati Banyuwangi Azwar Anas sudah punya datanya: 2.000 sekian. Lengkap dengan nama dan alamatnya.

Anas juga punya solusi: kirim makanan dua kali sehari. Tiap kali satu rantang berisi tiga.

Dia tahu birokrasi tak akan mungkin menanganinya. Maka dia tunjuk warung-warung terdekat.

Misalnya warung bu Fatimah. Saat saya ke warung itu rantang sedang dipersiapkan. Ada warna merah dan hijau. Untuk pengiriman sore.

Untuk makan malam. Bu Fatimah punya dua ‘loper’. Yang mengantar rantang itu. Sekaligus mengambil rantang kosong.

Setiap bulan Bu Fatimah menerima pembayaran dari Pemda. Serantang Rp 18.000. Juga bertanggungjawab atas mutu makanan.

Sore itu saya kunjungi Bu Tampani. Seorang janda. Umur 80 tahun. Punya tiga anak. Tapi semua meninggal sebelum umur dua tahun.

Suaminya, seorang nelayan, juga sudah meninggal. Lebih dari 40 tahun lalu.

Tapi fisik Bu Tampani cukup baik. Pendengarnya masih ok. Ingatannya masih segar. Bicaranya masih jelas. Tidak pikun. Tidak tremor.

Dialah salah satu penerima rantang itu. Kebetulan tetangga-tetangganya masih sering mengajak dia ngobrol.

Saya yakin ada Pemda lain yang memiliki program seperti Banyuwangi. Hanya saja saya tidak tahu.

Tapi Pemda yang melakukannya seperti tidak mendapat nama. Seolah kurang berhasil dalam menangani kemiskinan.

Meski telah tertangani, tetap saja mereka masuk kelompok miskin. Mereka tidak menjadi faktor pengurang angka kemiskinan.

Mungkin ada baiknya dilakukan begini: mereka yang sudah tertangani dari kelompok ini dikeluarkan dari angka kemiskinan. Bikinkan kategori khusus.

Mereka memang tidak mungkin dientas. Dalam pengertian dibuat kaya. Yang penting kebutuhan mereka terpenuhi.

Banyuwangi memang punya ribuan terobosan. Salah satunya pembentukan ‘smart kampung’. Anas melakukan revolusi digital mulai dari kampung.

Inilah kabupaten yang majunya sangat nyata. Dulu Banyuwangi sulit maju karena jauh dari mana-mana.

Anas bangun bandara. Kini sudah ada penerbangan langsung Jakarta-Banyuwangi. Tiga kali sehari. Juga dari Surabaya. Tak lama lagi dari Singapura dan Kualalumpur.

Banyuwangi yang bisa berbuat begini. Ekonominya tumbuh 6,7 persen. Angka yang sulit dicapai nasional. Bupati memang juga harus pabrik ide. Dan CEO yang handal.

Bahkan hal sepele pun dia perhatikan. Misalnya omongan yang bersifat tahayul. Tapi meluas. Menjadi kepercayaan umum. Merusak mental. Maklum Banyuwangi juga dikenal sebagai ibukota santet nasional. Dulu. Tidak pernah damai. Kisruh terus. Demo terus.

Masyarakat sudah sampai tingkat percaya Banyuwangi sulit maju. Kantor bupatinya saja menghadap makam besar. Taman makam pahlawan. Di halaman makam itu ada patung pedang dan tombak. Itu yang membuat kabupaten berdarah-darah.

Tentu Anas tidak percaya yang begituan. Tapi meluasnya kepercayaan seperti itu harus dibasmi. Bukan dengan khotbah atau kecaman. Tapi tindakan.

Patung senjata itu dia bongkar. Halaman makam itu dia mundurkan. Menjadi luas. Lalu dia hutankan. Dengan pohon sawit. Rapat. Rindang. Dia buat plaza di bawahnya. Dia pasangi wifi.

Kini makam itu tidak terlihat dari luar. Yang tampak adalah hutan sawit yang rimbun dan indah. Anak-anak muda berwifi ria di naungannya.

Belum cukup. Dua kanon meriam dia pasang di depan kantor kabupaten. Meriam besar. Menghadap makam. Senjata yang lebih besar untuk menangkis pedang dan tombak yang sudah tidak ada.

Sudah tujuh tahun tidak ada demo di Banyuwangi.

Bukan karena makamnya sudah ditutup hutan sawit. Tapi Anas membuat masyarakat sibuk berkarya.

Lebih 150 festival dia buat setiap tahun. Mulai dari tari ‘gandrung seribu’ sampai lari ke gunung Ijen.

Aneh sekali kalau kawasan Toba tidak bisa bangkit seperti Banyuwangi. Bandara Silangit harus bisa jadi bandara Banyuwangi. Tapi memang. Memang. Harus ada Azwar Anas di sana.

Itu pula yang membuat saya menyarankan pada bupati Sambas, Kalbar, H Atbah Romin Suhaili LC.

Saat beliau ke rumah saya. Mencari cara membangun Sambas. Yang begitu jauh. Yang bertetangga dengan Serawak.

Bangunlah bandara. Manfaatkan nilai jual tetangga: kota Singkawang.

Bekerjasamalah dengan walikota Singkawang. Jangan bersaing. Apalagi bertengkar. Hanya demi gengsi.

Begitu banyak orang ingin ke Singkawang. Apalagi saat Cap Go Meh. Atau Imlek. Atau ceng beng. Terlalu tersiksa untuk ke Singkawang. Harus lewat Pontianak.

Banyuwangi literatur hidup untuk semua itu.

Oleh: Dahlan Iskan

Sumber: http://www.jpnn.com/amp/news/belajar-dari-banyuwangi

Iklan

Kesaksian Dr Amoroso Katamsi tentang Film G30S/PKI

Pagi, sekitar jam 06.40 wib, TV One menghadirkan dr. Amoroso Katamsi, pemeran Soeharto dalam film Pengkhianatan G30S PKI. Pak Amoroso Katamsi ditanya, umur berapa beliau ketika memerankan Soeharto. Dijawabnya ketika dimulai shooting tahun 1981 beliau berumur 43 tahun.
Lalu ditanya lagi umur berapa saat peristiwa G30S PKI terjadi. Beliau menjawab spontan “umur 27 tahun”.
Ini artinya sinkron, beliau lahir tahun 1938.
Menurutnya saat itu dia sudah mahasiswa hampir selesai, tinggal menunggu pengambilan sumpah dokter saja.
Beliau lalu ditanya, apa yang diingatnya seputar kejadian tanggal 30 September 1965 dan sesudahnya.
Pak Amoroso menjelaskan bahwa dia ingat betul saat itu di pagi hari tanggal 1 Oktober 1965 sekitar jam 7 pagi, RRI menyiarkan pidato Letkol Untung yang mengklaim bahwa ada gerakan 30 September serta pembentukan Dewan Revolusi, kemudian mendemisionerkan kabinet, dll. Pokoknya seperti yang ditulis dalam buku-buku sejarah.
Baru pada sore/malam harinya, dari RRI ada pidato Pak Harto.
Ketika dikonfirmasi apakah cerita yang ada dalam film yang dirinya ikut berperan didalamnya sesuai/sama atau tidak dengan kejadian sebenarnya di saat itu, tegas dr. Amoroso Katamsi menjawab “SAMA! Sama dengan yang saya tahu”.
Apalagi beliau saat itu adalah yang berhadapan dengan PKI, karena dia tergabung dalam HMI.
Nah, kesaksian dari seorang Amoroso Katamsi yang saat itu sudah berusia 27 tahun, pemuda yang berpendidikan baik, cerdas (djaman doeloe bisa sekolah sampai jadi dokter disaat sebagian besar orang sebangsanya cuma tamat SD/SMP, tentu tidak sembarangan lho!), seorang aktivis mahasiswa saat itu, semestinya lebih layak dipercaya ketimbang kesaksian seseorang yang kala itu masih bocah usia 6 tahun yang cuma tahu bahwa bapaknya tidak merokok. Tanyalah apa yang disiarkan RRI, pasti dia tidak tahu. Anak kecil mana mudheng siaran berita serius.
Cerita seorang berpendidikan dokter, asli tidak aspal, yang sepanjang hidupnya tidak bermasalah soal integritas dirinya, juga lebih layak untuk dipertimbangkan ketimbang cerita seseorang yang pernah melakukan tindakan kebohongan.
Dua tahun lalu, September 2015, ketika ramai issu bahwa negara akan meminta maaf kepada PKI, plus adanya “pengadilan/gugatan” yang digelar di negeri Belanda, mengadili negara Republik Indonesia, dimana pak Todung Mulya Lubis dan ibu Nursyahbani Katjasungkana ikut hadir disana, acara ILC TV One juga mengupas seputar kejadian 30 September 1965.
Saat itu dihadirkan putera puteri jendral korban G30S dan juga anak tokoh PKI.
Putri para jendral yang hadir saat itu ibu Amelia Yani dan ibu Catherine Pandjaitan.
Putri jendral Ahmad Yani, ibu Amelia Yani bercerita apa yang dia alami, lihat dan dengar sendiri malam itu. Pak Yani yang dibangunkan oleh pasukan Tjakra Bhirawa dan diminta segera ikut mereka dengan alasan dipanggil Paduka Jang Mulia (PJM) Presiden. Pak Yani meminta waktu untuk mandi dulu, namun tidak diijinkan karena harus cepat. Akhirnya Pak Yani menawar, setidaknya cuci muka dan ganti baju, namun anggota Tjakra Bhirawa yang sudah tidak sabar kemudian menembak Jendral Ahmad Yani dari belakang.
Apa yang diceritakan ibu Amelia Yani sama dengan yang ada dalam adegan film G30S PKI. Saat itu bu Amelia Yani usianya sudah belasan tahun. Artinya keterangan beliau cukup bisa dianggap valid.
Putri Jendral DI Pandjaitan, ibu Catherine, juga bercerita bagaimana beliau menyaksikan sendiri bagaimana proses ayahnya dibunuh dengan sadis. Saat itu usianya 17-18 tahun, dia melihat dari atas balkon rumahnya, ketika bapaknya dipukul dengan popor senjata kemudian ditembak tepat di kepala oleh Tjakra Bhirawa. Kemudian tubuhnya diseret sampai ke depan rumah. Lalu ketika di depan pagar rumah, tubuh jendral DI Pandjaitan dilemparkan lewat pagar kemudian dimasukkan ke dalam truk.
Catherine muda saat itu berusaha mengejar bapaknya yang diseret, tapi tentu saja tak terkejar. Dalam keputus-asaan dia histeris dan meraupkan ceceran darah bapaknya ke wajahnya. Catherine mengakui memang itu yang dilakukannya saat itu, sama persis dengan yang digambarkan dalam adegan film.
Kesaksian Catherine 2 tahun lalu, diulang tadi malam sekitar jam 8 di iNews TV. Ibu Catherine diwawancarai secara live by phone oleh host iNews, dan ditanya pendapatnya soal nyinyiran sebagian masyarakat yang mengatakan film G30S PKI adalah TIDAK SESUAI dengan kejadian sebenarnya alias TIDAK BENAR.
Catherine balik mempertanyakan : bagian mana yang tidak benar?!
Beliau kembali mengulang cerita kejadian 52 tahun lalu, sama persis dengan yang diceritakannya saat diundang hadir di ILC, 2 tahun lalu.
Sampai pada bagian dia melihat bapaknya dipukul dengan senjata lalu ditembak di kepala hingga otaknya berceceran, Catherine mengaku dia masih merinding saat menceritakan itu. Shocknya tidak mudah hilang bertahun-tahun karena dia menyaksikan sendiri kejadiaan malam itu, saat usianya 17 tahunan.
Jajang C. Noor, istri almarhum Arifin C. Noor sang sutradara film G30S PKI, malam ini juga dihadirkan di iNews TV. Saat pembuatan film tersebut, Jajang menjadi pencatat adegan. Dia bercerita bahwa suaminya melakukan riset selama 2 tahunan untuk membuat film itu. Semua istri para pahlawan revolusi diminta menceritakan kejadian yang mereka alami saat rumah mereka mendadak didatangi pasukan Tjakra Bhirawa. Para ibu itu didampingi putra dan putrinya yang ikut menjadi saksi hidup. Khusus ibu Ahmad Yani yang malam itu tidak sedang berada di rumah, karena sedang di rumah dinas, kesaksian diberikan oleh anak-anak beliau. Bahkan ibu Ahmad Yani sampai nyaris pingsan ketika mengetahui bagaimana kematian suaminya.
Menurut Jajang, setiap peristiwa penculikan jendral shootingnya selama 1 minggu. Misalnya serangkaian shooting peristiwa penculikan dan pembunuhan Jendral Ahmad Yani, waktunya satu minggu. Shooting kejadian di rumah Pak Nasution juga satu minggu, begitu pula shooting di rumah korban yang lainnya.
Uniknya, shooting schene penculikan secara tidak sengaja selalu tepat pada malam Jum’at. Sama dengan kejadian sebenarnya yang terjadi pada Kamis malam Jum’at.
Setiap shooting film, anggota keluarga jendral yang bersangkutan selalu hadir untuk menyaksikan adegan demi adegan, untuk memastikan akurasinya. Apalagi lokasi shooting memang di rumah kediaman tempat kejadian sebenarnya berlangsung.
Jadi, dimana letak ketidakbenarannya?!
Kalau soal Aidit merokok, diakui oleh Jajang bahwa itu memang tafsiran Arifin untuk menggambarkan seseorang yang sedang mencari ketenangan di tengah ketegangan, biasanya merokok. Efek asap diperlukan oleh sutradara untuk memberikan efek dramatisasi suasana.
Hal ini dibenarkan oleh Prof. Salim Said Selasa malam di acara ILC, bahwa tafsiran sutradara itu sesuatu yang LUMRAH untuk memberikan dampak dramatis dalam suatu adegan.
Jadi tidak layak diributkan, hanya karena adegan Aidit merokok maka semua adegan dalam film itu bohong.
Lagipula, Ilham Aidit hanya meributkan soal bapaknya yang tidak merokok, bukan? Tapi dia tidak bisa membantah alur gerakan 30 September malam itu. Anak umur 6 tahun mana tahu hal-hal serius? Sesuai dengan usianya yang dia tahu hanyalah bermain, makan dan mungkin ingatan tentang kenangan manis bersama keluarga terdekat.
Ade Irma Suryani Nasution saat itu juga berumur 6 tahun. Dia juga tidak paham apa yang sedang terjadi malam itu.
Itu sebabnya dia tertembak. Kalau saja dia sudah dewasa atau minimal remaja, tentu nalurinya akan merasa takut dan logikanya pasti akan menuntunnya untuk berlindung, cari aman.
Justru karena dia bocah cilik lugu yang tak tahu apa-apa, maka malam itu dia menjadi martir.
Soal dipilihnya Arifin C. Noor sebagai sutradara, Jajang bercerita saat itu Pak Dipo (G. Dwipayana), Direktur PPFN (Pusat Produksi Film Negara), mencari sutradara yang akan diminta untuk membuat film sejarah tentang peristiwa G30S PKI.
Goenawan Mohammad menyarankan nama Arifin C. Noor dan Teguh Karya sebagai sutradara kawakan saat itu.
Pak Dipo kemudian memilih Arifin.
Jadi, kalau akan dibuat film baru soal peristiwa G30S PKI, sanggupkah menghadirkan saksi mata yang masih hidup dari setiap pelaku dan korban?!
Istri para Jendral pahlawan revolusi, setelah 52 tahun berlalu, saya yakin sudah banyak yang wafat (atau malah sudah wafat semuanya?).
Putera puteri para pahlawan revolusi yang saat peristiwa itu terjadi berusia setidaknya 17 tahun, sekarang mestinya berusia 69 tahun.
Masa iya yang akan dijadikan rujukan adegan adalah anak usia 5-6 tahun saat itu? Malah jadi meragukan dan konyol.
Alih-alih membuat film yang lebih akurat, bisa jadi malah makin banyak meleset dari aslinya.
Jangan sampai nanti para jendral yang sudah mengorbankan nyawanya itu justru jadi tokoh antagonis dan para anggota PKI justru jadi “korban” yang layak diberi simpati.
PKI kan bukan hanya 30 September 1965 saja melakukan pemberontakan keji dan pengkhianatan terhadap bangsa dan negara. Bukankah tahun 1926-1927 dan tahun 1948 PKI juga memberontak??!
Anehnya, mereka yang ngotot PKI tidak bersalah dan hanya jadi korban, biasanya tidak mampu menjawab kalau disodorkan fakta pemberontakan PKI tahun 1948. Itu sebabnya mereka hanya berputar-putar di seputar peristiwa G30S PKI saja.
Tak ada argumen apapun yang mampu menyanggah kekejaman PKI tahun 1948.
Kalau mau membuat film tentang PKI, sekalian saja dibuat panjang, mulai pemberontakan tahun 1926-1927 dan tahun 1948. Agar generasi muda sekarang lebih bisa memotret sejarah secara utuh dan mendapat gambaran tentang PKI dengan lebih komplit.
Embie C. Noor, adik almarhum Arifin C Noor, yang menjadi ilustrator musik di film G30S PKI, mengatakan senang sekali jika film bisa dibalas dengan film juga.
Tapi yang terpenting jangan ada pemutarbalikan sejarah!
Oleh Iramawati Oemar

Mobil Tesla

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, MD dari Daimler Benz (Mercedes Benz) mengatakan bahwa pesaing mereka bukan lagi perusahaan mobil lain tapi Tesla (jelas), Google, Apple, Amazon.
Perangkat lunak akan mengganggu industri tradisional dalam 5-10 tahun ke depan.Uber hanyalah sebuah perangkat lunak, mereka tidak memiliki mobil, dan sekarang merupakan perusahaan taksi terbesar di dunia
Airbnb sekarang menjadi perusahaan hotel terbesar di dunia, meskipun mereka tidak memiliki properti apapun.
Kecerdasan Buatan: Komputer menjadi lebih baik secara eksponensial dalam memahami dunia. Tahun ini, komputer mengalahkan pemain Go terbaik di dunia, 10 tahun lebih awal dari perkiraan.Di AS, pengacara muda sudah tidak mendapatkan pekerjaan. Karena IBM Watson, Anda bisa mendapatkan saran hukum (sejauh ini untuk hal-hal yang kurang lebih mendasar) dalam hitungan detik, dengan akurasi 90% dibandingkan dengan akurasi 70% saat dilakukan oleh manusia.
Jadi jika Anda belajar hukum, segera hentikan. Akan ada 90% lebih sedikit pengacara di masa depan, hanya spesialis yang akan tetap tinggal.Watson sudah membantu perawat yang mendiagnosa kanker, 4 kali lebih akurat dibanding perawat manusia. Facebook sekarang memiliki perangkat lunak pengenalan pola yang bisa mengenali wajah lebih baik dari manusia. Pada tahun 2030, komputer akan menjadi lebih cerdas dibanding manusia.
Mobil otonom: Pada tahun 2018 mobil penggerak diri pertama akan muncul untuk umum. Sekitar tahun 2020, industri yang lengkap akan mulai terganggu.Anda tidak ingin memiliki mobil lagi. Anda akan menghubungi mobil dengan telepon Anda, itu akan muncul di lokasi Anda dan mengarahkan Anda ke tempat tujuan. Anda tidak perlu memarkirnya, Anda hanya membayar untuk jarak yang digerakkan dan bisa menjadi produktif saat mengemudi. Anak-anak kita tidak akan pernah mendapatkan SIM dan tidak akan memiliki mobil sendiri.
Ini akan mengubah kota, karena kita membutuhkan mobil 90-95% lebih sedikit untuk itu.Kita bisa mengubah bekas tempat parkir menjadi taman. 1,2 juta orang meninggal setiap tahun karena kecelakaan mobil di seluruh dunia. Kami sekarang memiliki satu kecelakaan setiap 60.000 mil (100.000 km), dengan pengemudi otonom yang akan jatuh ke satu kecelakaan dalam 6 juta mil (10 juta km). Itu akan menyelamatkan satu juta nyawa setiap tahunnya.
Sebagian besar perusahaan mobil mungkin akan bangkrut.Perusahaan mobil tradisional mencoba pendekatan evolusioner dan hanya membangun mobil yang lebih baik, sementara perusahaan teknologi (Tesla, Apple, Google) akan melakukan pendekatan revolusioner dan membangun komputer dengan roda.
Banyak insinyur dari Volkswagen dan Audi; Benar-benar takut pada Tesla.
Perusahaan asuransi akan mengalami masalah besar karena tanpa kecelakaan, asuransi akan menjadi 100x lebih murah.Model bisnis asuransi mobil mereka akan hilang.
Real estat akan berubah Karena jika Anda bisa bekerja saat Anda bolak-balik, orang akan bergerak lebih jauh untuk tinggal di lingkungan yang lebih indah.
Mobil listrik akan menjadi mainstream sekitar 2020. Kota akan kurang ribut karena semua mobil baru akan berjalan dengan listrik.Listrik akan menjadi sangat murah dan bersih: Produksi matahari telah berada di kurva eksponensial selama 30 tahun, namun sekarang Anda dapat melihat dampak yang berkembang.
Tahun lalu, lebih banyak energi surya dipasang di seluruh dunia daripada fosil. Perusahaan energi berusaha keras untuk membatasi akses ke grid untuk mencegah persaingan dari instalasi surya rumah, tapi itu tidak bisa bertahan lama.Teknologi akan mengurus strategi itu.
Dengan listrik murah datang murah dan air melimpah. Desalinasi air asin sekarang hanya membutuhkan 2kWh per meter kubik (@ 0,25 sen). Kita tidak memiliki air yang langka di kebanyakan tempat, kita hanya memiliki air minum yang langka. Bayangkan apa yang akan terjadi jika ada yang bisa memiliki air bersih sebanyak yang dia mau, karena hampir tanpa biaya.Kesehatan: Harga Tricorder X akan diumumkan tahun ini. Ada perusahaan yang akan membangun perangkat medis (disebut “Tricorder” dari Star Trek) yang bekerja dengan telepon Anda, yang membawa pemindaian retina Anda, sampel darah Anda dan Anda menarik napas ke dalamnya.
Ini kemudian menganalisis 54 biomarker yang akan mengidentifikasi hampir semua penyakit.Itu akan murah, jadi dalam beberapa tahun semua orang di planet ini akan memiliki akses terhadap analisis medis kelas dunia, hampir secara gratis. Selamat tinggal, pendirian medis.
Pencetakan 3D: Harga printer 3D termurah turun dari $ 18.000 sampai $ 400 dalam waktu 10 tahun. Pada saat yang sama, itu menjadi 100 kali lebih cepat.Semua perusahaan sepatu besar sudah memulai sepatu cetak 3D.
Beberapa suku cadang pesawat terbang sudah dicetak 3D di bandara terpencil. Stasiun luar angkasa sekarang memiliki printer yang menghilangkan kebutuhan akan sejumlah besar suku cadang yang biasa mereka miliki di masa lalu.
Pada akhir tahun ini, ponsel pintar baru akan memiliki kemungkinan pemindaian 3D.Anda kemudian bisa memindai kaki Anda dan mencetak sepatu Anda yang sempurna di rumah.
Di China, mereka sudah 3D dicetak dan membangun gedung perkantoran 6 lantai lengkap. Pada 2027, 10% dari semua yang dihasilkan akan dicetak 3D.Peluang bisnis: Jika Anda memikirkan ceruk yang ingin Anda masuki, tanyakan pada diri Anda: “Ke depan, apakah Anda pikir akan memilikinya?” Dan jika jawabannya ya, bagaimana Anda bisa mewujudkannya lebih cepat?
Jika tidak bekerja dengan telepon Anda, lupakan idenya. Dan gagasan yang dirancang untuk sukses di abad ke-20 akan gagal pada abad ke-21.Pekerjaan: 70-80% pekerjaan akan hilang dalam 20 tahun ke depan. Akan ada banyak pekerjaan baru, tapi tidak jelas apakah akan ada cukup banyak pekerjaan baru dalam waktu yang sangat singkat.
Pertanian: Akan ada robot pertanian senilai $ 100 di masa depan. Petani di negara-negara dunia ketiga kemudian bisa menjadi pengelola lapangan mereka daripada bekerja sepanjang hari di ladang mereka.
Aeroponics akan membutuhkan lebih sedikit air.Cawan Petri pertama menghasilkan daging sapi muda, sekarang tersedia dan akan lebih murah daripada sapi yang diproduksi pada tahun 2018. Saat ini, 30% dari semua permukaan pertanian digunakan untuk sapi. Bayangkan jika kita tidak membutuhkan ruang itu lagi. Ada beberapa pemula yang akan segera membawa protein serangga ke pasaran. Ini mengandung lebih banyak protein daripada daging.Itu akan diberi label sebagai “sumber protein alternatif” (karena kebanyakan orang masih menolak gagasan memakan serangga).
Ada sebuah aplikasi yang disebut “moodies” yang sudah bisa memberi tahu di mana mood Anda berada. Pada tahun 2020 akan ada aplikasi yang dapat diketahui oleh ekspresi wajah Anda, jika Anda berbohong. Bayangkan sebuah debat politik di mana ia ditampilkan saat mereka mengatakan yang sebenarnya dan kapan tidak.Bitcoin bahkan bisa menjadi mata uang cadangan default … Dari dunia!
Panjang Umur: Saat ini, rentang hidup rata-rata meningkat 3 bulan per tahun. Empat tahun yang lalu, rentang hidup dulu 79 tahun, sekarang sudah 80 tahun. Kenaikan itu sendiri meningkat dan pada 2036, akan ada kenaikan lebih dari satu tahun per tahun.Jadi kita semua bisa hidup untuk waktu yang lama, mungkin jauh lebih dari 100.
Pendidikan: Ponsel pintar termurah sudah berada di $ 10 di Afrika dan Asia. Pada tahun 2020, 70% dari semua manusia akan memiliki ponsel pintar. Artinya, setiap orang memiliki akses yang sama terhadap pendidikan kelas dunia.
Setiap anak dapat menggunakan akademi Khan untuk semua hal yang perlu dipelajari anak di sekolah di negara-negara Dunia Pertama.Sudah ada rilis perangkat lunak di Indonesia dan sebentar lagi akan ada rilis dalam bahasa Arab, Suaheli dan China musim panas ini.Saya dapat melihat potensi yang sangat besar jika kita memberikan aplikasi bahasa Inggris secara gratis, sehingga anak-anak di Afrika dan tempat lain dapat menjadi fasih dalam bahasa Inggris dan itu bisa terjadi dalam waktu setengah tahun.
Harus membaca artikel tentang bagaimana hidup kita akan berubah drastis dalam 20 tahun oleh CEO Mercedes.

Sumber: Grup WhatsApp

Adik Polisi Jatuh

Telur akan jadi ayam bila ….

Ia menguasai beragam keilmuan dengan baik, sehingga akhirnya mendapatkan tawaran beasiswa dari Eropa. Tapi ia menolak, sehingga yang berangkat adalah mahasiswa nomor 2. Ia lebih memilih menjadi guru SMP. Dialah Imam Hasan Al Banna.


Dalam beberapa kali pertemuan saya sempat bertanya kepada guru saya tercinta, Ust. Muin, tentang pilihan peran sejarah. Di bidang mana sebaiknya saya fokus, mencurahkan segenap potensi sebagai bentuk pengabdian kepada Allah dan kontribusi kepada umat manusia.


Terus terang, selain menjalani profesi sebagai guru saat ini, saya berobsesi menjadi dosen di Universitas dan pembicara nasional dan internasional yang melakukan safari dakwah dari satu daerah ke daerah lain, dari satu negara ke negara lain.


Saya sampaikan hal itu kepada beliau.


“Semua itu tergantung fokus,” jawab Ust. Muin.


“Kalau saya memilih untuk menjadi pendidik. Menjadi seorang ustadz di pondok. Pengaruhnya lebih kuat dan pencapaiannya lebih terukur”


Saya diam dengan saksama mendengarkan penyampaian beliau.


“Antum bisa saja jadi di dosen di Universitas. Tapi pengaruhnya kepada mahasiswa tidak terlalu kuat. Jauh lebih kuat pengaruh antum kepada santri. Mereka jauh lebih menerima dan mudah untuk kita arahkan kepada kebaikan. 


Apalagi sebagai dosen saya merasa, input dan kemampuan anak-anak kita di SMP dan SMA jauh lebih baik daripada mahasiswa”


Artinya, dalam hal penerimaan nasehat, ilmu, dan informasi, jauh masih lebih baik anak-anak di pondok. Sementara mahasiswa, mereka sudah punya dunia sendiri, yang kadang kehadiran di kuliah hanya sebagai syarat supaya tidak ditulis alpa.


“Sementara untuk safari dakwah,” lanjut Ust. Muin, “Antum bisa saja ceramah dari satu tempat ke tempat lain, dari satu negara ke negara lain. Tapi pencapaiannya tidak terukur. Apa coba ukurannya?” tanya Ust. Muin mengetuk pintu kesadaran saya.


“Ya paling jadi tenar dan terkenal, seperti beberapa ustadz yang ada” jawab saya spontan. Sebenarnya saya merasa malu juga dengan jawaban itu.


“Kalau sekedar terkenal, itu la yusminu wala yughni min ju’. Tidak bermanfaat apa-apa”, tegas Ust Muin.


“Antum ingat Imam Zarkasyi, akhi?” 


Duh, kata kata “akhi” dari Ust Muin benar-benar mengharukan. Harusnya “Ibni…” sebab beliau hampir seusia bapak saya, atau “Tilmidzi..” ini malah “saudaraku”. 


“Kiai Zarkasyi itu mendapat tawaran kemana-mana. Tapi beliau tidak mau. Beliau memilih untuk menjadi pengasuh dan pendidik murid-muridnya di pesantren Gontor. Beliau memilih untuk menunggui murid-muridnya di pondok dari pada mengisi ceramah dimana-mana” 


Dan memang terbukti, murid-murid Kiai Zarkasyi ini akhirnya banyak yang menjadi pemimpin-pemimpin di negeri ini, seperti KH. Din Syamsuddin (mantan ketua PP Muhammadiyah), KH. Hasyim Muzadi (mantan ketua PBNU), Ust. Abu Bakar Baasyir (mantan pimpinan Pondok Al Mukmin Ngruki), H. Maftuh Basyuni (mantan menteri agama RI), Dr. Hidayat Nur Wahid (mantan ketua MPR), banyak lainnya.


“Telur itu dapat menjadi ayam kalau dierami. Kalau sering ditinggal maka tidak jadi”, lanjut Ust Muin


“Begitu pula seorang guru, dia dapat mencetak murid yang hebat kalau setia dan telaten mendampingi muridnya”


“Saya pribadi sedang berusaha untuk dapat berada di pondok 100% sehingga lebih bisa mendampingi para santri” pungkas beliau…


Saya terdiam. Dan akhirnya paham dan sadar apa peran sejarah yang harus saya ambil. Yaitu menjadi seorang pendidik dan guru.


Setelah mendengarkan nasehat Ust. Muin ini, seketika saya teringat dengan seorang Guru Khoth di sebuah sekolah menengah di kota Ismailiah, Mesir. Guru kaligrafi ini adalah seorang mahasiswa lulusan terbaik dari Fakultas​ Darul Ulum, Univesitas Kairo. Hafal Al Quran, hafal ribuan hadits, dan hafal ribuan syair. 


Ia menguasai beragam keilmuan dengan baik, sehingga akhirnya mendapatkan tawaran beasiswa dari Eropa. Tapi ia menolak, sehingga yang berangkat adalah mahasiswa nomor 2. Ia lebih memilih menjadi guru SMP.


Tetapi beberapa tahun berikutnya, ternyata dari tangannya terlahirlah ribuan pahlawan dan pejuang yang memenuhi dunia dengan perjuangan mereka. 


Dialah Imam Hasan Al Banna.


Lalu pada akhirnya kita akan mati. Dan yang tersisa hanyalah karya-karya kita yang sempat kita tinggalkan. Dan karya terbaik itu adalah murid-murid kita yang selalu menebar ilmu dan kebaikan dimanapun mereka berada.

=========

PenulisUmarul faruq Abubakar

Menuntut Ibu

​Kalo di Indonesia… 

– anak kandung menuntut ibunya atau ayahnya dipengadilan hanya karena uang/sertifikat tanah, rumah dan beragam materi lainnya… 
Tapi kalau di Saudi, dua bersaudara di pengadilan hanya untuk berebut hak asuh ibu kandungnya… masya Allah

SENGKETA DUA KAKAK BERADIK HINGGA KE PENGADILAN

👥 Dua Orang Kakak Beradik (Di Saudi Arabia) Berseteru Memperebutkan Hak  Hingga ke Pengadilan.

⚖ Di salah satu pengadilan Qasim, Kerajaan Saudi Arabia, berdiri Hizan al Fuhaidi dgn air mata yg bercucuran hingga membasahi janggutnya…

🔨 Kenapa? 

Karena ia kalah terhadap perseteruannya dgn saudara kandungnya dipengadilan!!  

⚔ Tentang apakah perseteruannya dg saudaranya?? 

Tentang tanah ?? 

atau warisan yg mereka saling perebutkan??  

👋 Bukan karena itu semua!! 

💝Ia kalah terhadap saudaranya terkait pemeliharaan ibunya yg sudah tua renta & bahkan hanya memakai sebuah cincin timah di jarinya yg tlh keriput,,  

Seumur hidupnya, beliau tinggal dg Hizan yg selama ini menjaganya,,

Tatkala beliau telah semakin tua, datanglah adiknya yg tinggal di kota lain, 

Untuk mengambil ibunya agar tinggal bersamanya, dengan alasan, fasilitas kesehatan dll di kota jauh lebih lengkap daripada di desa,,  

🗣 Namun Hizan menolak dgn alasan, selama ini ia mampu untuk menjaga ibunya. 

Perseteruan ini tidak berhenti sampai di situ, hingga berlanjut ke pengadilan!!  

Sidangpun dimulai,, hingga sang hakim pun meminta agar sang ibu dihadirkan di majelis..  

👥Kedua bersaudara ini membopong ibunya yg sudah tua renta yg beratnya sudah tdk sampai 40 Kg!! 

Sang Hakim bertanya kpdnya, siapa yg lebih berhak tinggal bersamanya. 

Sang ibu memahami pertanyaan sang hakim, ia pun menjawab, sambil menunjuk ke Hizan,

“Ini mata kananku!”

Kemudian menunjuk ke adiknya sambil berkata, 

“Ini mata kiriku!! 

🔎Sang Hakim berpikir sejenak kemudian memutuskan hak kepada adik Hizan,

berdasar pertimbangan kemaslahatan bagi si ibu!!  

🏅Betapa mulia air mata yg dikucurkan oleh Hizan!!

Air mata penyesalan karena tdk bisa memelihara ibunya tatkala beliau telah menginjak usia lanjutnya!! 

Dan, betapa terhormat dan agungnya sang ibu!! diperebutkan oleh anak-anaknya hingga seperti ini,,!!  

💎Andaikata kita bisa memahami, bagaimana sang ibu mendidik kedua putranya hingga ia menjadi ratu dan mutiara termahal bagi anak-anaknya!!  

🏆 Ini adalah pelajaran yang sangat mahal tentang berbakti pada orang tua,, dizaman yg sudah dekat kiamat ini betapa banyak anak yang durhaka,,  

✅ _“Ya ALLAH, Roob kami!! Anugerahkan kepada kami keridhoan ibu kami dan berilah kami kekuatan agar selalu bisa berbakti kepadanya!!”_

Aamiiin!!! 

Sumber: Admin Fanspage Mahasiswa Madinah

Alloh Sayang Kamu

Cara Allah menyayangimu bukan dengan meringankan masalahmu, tapi dengan menguatkan jiwamu sehingga sehebat apapun masalahmu kau tetap bertahan dan tak menyerah.
Cara Allah menyayangimu bukan dengan mengurangi beban yang kau pikul, tapi dengan mengokohkan pundakmu, sehingga kau mampu memikul amanah yang diberikan kepadamu
Cara Allah menyayangimu mungkin tak dengan memudahkan jalanmu menuju sukses, tapi dengan kesulitan yang kelak baru kau sadari bahwa kesulitan itu yang akan membuatmu semakin berkesan dan istimewa
Hidup itu …

Butuh masalah supaya kita punya kekuatan, Butuh pengorbanan supaya kita tahu cara bekerja keras, Butuh air mata supaya kita tahu merendahkan hati, Butuh dicela supaya kita tahu bagaimana cara menghargai, Butuh tertawa supaya kita tahu mengucap syukur, Butuh senyum supaya tahu kita punya cinta, Butuh orang lain supaya tahu kita tidak sendiri
Beberapa luka tidak diciptakan untuk sembuh, tidak pula untuk menetap. 
Jika ia berakhir dengan ke IKHLASAN, ia akan lahir menjadi cahaya yang itu adalah hadiah terindah dari Allah.
Berbahagialah pada taqdir dengan penerimaan yang tulus, Sungguh mengajari hati BERBAIK SANGKA itu Indah
Semoga kita semua diberikan keselamatan,kesehatan, kekuataan,kesabaran dan rezeki yang melimpah, Aamiin……


Sumber: Grup WhatsApp

Pria Sejati

Seorang pria beristeri tanpa sengaja berkenalan dengan seorang gadis dinsebuah kantin kompleks perkantoran, karena ada urusan pekerjaan merekapun tukeran PIN BB.

Malam harinya si gadis mulai BBM
si pria :

Gadis : Mas hebat ya. Punya usaha sendiri, sukses pula
Pria : Terima kasih ya:)
Esoknya si gadis menelpon sekedar say hallo.
Gadis : Kapan ya mas, kita makan bareng lagi?
Pria : Oke kapan aja boleh
Setelah itu mereka masih sering berhubungan melalui BBM dan telepon, sesekali juga janjian pergi makan siang bareng.

Hari-hari berlalu, tiada hari tanpa kontak antara mereka. Sampai suatu hari, si gadis BBM, isinya adalah :
“Mas… Sebenarnya aku mencintaimu , aku tau kamu udah punya keluarga, tapi aku mau menerima kondisi sebagai isteri ke-2, aku siap mas dan maaf aku mengganggu perasaanmu.
Dengan berat hati pria itu menjawab : “Dik, aku mengerti dan paham maksudmu… tapi dengan berat hati aku harus jawab TIDAK! Aku tau kamu memang cantik, dan aku yakin semua lelaki pasti mengatakan tubuh dan parasmu elok dan cantik.
Tapi, tahukah kamu kenapa aku bisa tampil baik dan hingga usahaku sukses? Itu semua karena dorongan dan semangat isteriku.
Sungguh sangat berdosa kalau aku harus berselingkuh dengan seseorang yang hanya mengagumiku, karena tau kalau aku sekarang udah sukses.

Kamu menyukai aku tidak ikhlas, kamu hanya melihat tampilanku semata. Padahal ada seseorang yang tersayang di rumah yang telah bersusah payah mendorong aku agar selalu tampil sebaik mungkin, dia adalah isteriku tercinta.

Kalau kamu menyukai aku, artinya kamu tinggal memetik hasilnya, dan cara ini tidak pernah abadi.
Taukah kamu bahwa aku memulai ini dari nol dan isteriku yang selalu mendampingiku di kala susah, terpuruk dan sukses seperti ini.

Taukah kamu bahwa isteriku yang selalu mendoakan kesuksesanku hingga aku bisa menjadi seperti ini. Kamu memang cantik, tapi hati isteriku lebih cantik.
Terima kasih atas cintanya, maaf aku tidak bisa membalas seperti kehendakmu….sekali lagi maaf saya harus setia kpd perempuan yg juga setia mendampingi aku selama ini. Ya dia adalah istriku.
Selamat tinggal dik….wassalam.😊😊😂🙈😜

Sumber: Grup WhatsApp

Sujud Untuk Mata

Jika sakit kepala di depan kepala, pengobatannya adalah tidur.

Jika sakitnya di atas kepala, pengobatannya adalah makan dan minum. 
Jika sakit kepala di bagian belakang kepala Anda, maka pengobatannya adalah melepaskan stres.
Pengobatan meningkatkan kekuatan penglihatan mata Anda. Hal ini sangat penting untuk orang-orang yang mata mereka yang lemah dan juga untuk semua orang. 
Otot mata yang lemah, akan menyebabkan ketidakmampuan dalam melihat secara akurat.

Untuk memulihkan mata dan menjaga kekuatan ototnya, maka sebaiknya mengikuti sunnah selama sholat. 
Kita harus selalu membuka mata kita selama sujuud, dan ketika berdiri pandangan mata melihat tempat sujuud. Jaga mata Anda tetap fokus pada satu titik tempat sujuud.
Hikmah di balik pandangan mata tetap fokus pada satu titik tempat sujuud adalah:
Saat rukuu’, otot mata akan menekan lensa mata untuk meningkatkan visi dan saat Anda bangun maka otot mata akan melonggarkan. 

Sementara saat sujuud, lensa mata akan menyusut karena jarak antara mata dengan tempat sujud memendek, dan ketika Anda bangun lagi itu akan mengendurkan otot-otot mata. 

Bila kita praktikkan setiap hari, maka akan melatih otot-otot mata kita, sehingga mata kita akan sehat. 
Kita dapat melakukan hal ini setiap hari 17 kali atau sebanyak yang kita inginkan.

Nabi kita (SAW) selalu memerintahkan untuk membuka mata kita, selama sujuud. Dan sekarang para ilmuwan telah membuktikan bahwa praktek ini bekerja dalam meningkatkan kekuatan penglihatan mata. 
Subhanallah……

Silahkan dibagi dan jangan berhenti dari mendapatkan pahala Allah…..
#SELAMAT PAGI, SEMANGAT MENGABDI 💪💪💪

Sumber: Grup WhatsApp

Uang Misterius

Miliarder Hong Kong “Li Ka-Shing”: 

Di Dunia Ini Ada “3 Jenis” Uang Misterius, Semakin Kamu Habiskan, Semakin Banyak Kamu Dapat!

Di dunia ini ada 3 jenis uang yang sangat misterius, semakin banyak kamu habiskan, semakin banyak kamu dapat!
Yuk lihat, sehebat apa 3 jenis uang itu?
Jenis Pertama: Uang Untuk Investasi Diri
Uang untuk belajar dan mengembangkan diri harus dikeluarkan!
Kalau hari ini kamu membuang Bill Gates ke pedalaman Afrika, dan ditinggalin tanpa uang sepeser-pun, percayalah, dengan cepat, Bill Gates akan tetap kaya lagi.
Ini karena semua modal dia, sudah ditaruh di otaknya.

Jika otak miskin, hidup-pun akan miskin,
dengan kata lain, mengeluarkan uang untuk otak sendiri, adalah investasi yang paling aman, kemana saja gak bakal kelaparan. 

Meskipun kamu akan bilang,

“buat makan sehari-hari aja gak cukup, banyak utang, mana ada uang untuk belajar lagi? Lagian, sudah belajar pun gak langsung kelihatan hasilnya!”

Orang semacam ini selamanya gak bakal menginvestasikan uangnya di otak sendiri.
Sebenarnya, jika kamu benar-benar miskin, otak adalah aset terbesar kamu untuk kembali bangkit.

Itu mengapa kamu harus benar-benar berinvestasi disini.

Kita melihat banyak orang yang berjuang hanya untuk memenuhi kebutuhan, seluruh hidup mereka dihabiskan untuk mengisi lubang hitam besar yang tidak akan pernah penuh. Hal ini karena mereka tidak mampu melangkah mundur dan melihat bahwa kesulitan hidup mereka sebenarnya karena ketidakmampuan mereka untuk belajar dan mencari terobosan untuk berkembang.
Orang yang pintar akan mengerti bagaimana belajar melalui pengalaman orang lain,
dan menghindari kesalahan yang sama.

Jadi, untuk belajar dan mengembangkan diri, harus rela menghabiskan uang,

bahkan sampai meminjam uang sekalipun! 

Karena dia pasti akan memiliki banyak jalan untuk mengembalikannya.

Jadi, jika kamu menghadapi kesulitan,
ingatlah, tidak ada kata terlambat untuk belajar.

Kapan saja bisa mulai!

Mungkin banyak yang bilang tidak punya uang,

sebenarnya, orang semacam ini pasti sudah tidak sedikit membuang uang secara sia-sia.

Kalo memang pengen berubah, tapi untuk biaya pendidikan saja pelit,

gimana ada kemampuan yang cukup untuk menghadapi kesulitan?

Orang yang bijak, harus memahami hal ini.
Jenis Kedua: Uang Untuk Berbakti
Uang untuk berbakti pada orang tua harus dikeluarkan.
Mungkin banyak yang berpikir, buat diri sendiri saja sudah tidak cukup,

bahkan masih banyak utang, bagaimana bisa secara rutin memberikan uang pada orang tua?;

Ada juga yang bilang, di rumah tidak kekurangan uang, Papa dan Mama punya cukup uang,

tidak perlu memberikan uang pada orang tua!

Tidak peduli bagaimana keadaan ekonomi orang tua mu,

uang untuk berbakti pada orang tua harus diberikan secara rutin.

Semiskin apapun, sebulan sekali harus menyisihkan uang untuk orang tua!

Semiskin apapun orang tua mu, dia tetap membesarkan mu.
Coba pikir, apakah karena banyaknya utang, gak cukup uang, lalu orang tua mu akan meninggalkan mu? 

Semiskin apapun, mereka pasti tetap akan membesarkan mu, iya kan?

Jadi kalo sekarang kamu mengembalikannya, itu memang sebuah keharusan.

Bagaimana boleh, hanya ketika punya uang baru memberikan, dan saat tidak punya uang tidak memberikan?

Sebenarnya, mungkin kamu tidak tahu,
Berbakti pada orang tua itu ibarat sebuah “restu alami”,

Relasi yang baik dengan orang tua akan meningkatkan kekuatan restu.

Seseorang kalau tidak memiliki restu,

seumur hidup tidak akan lancar dalam mengerjakan apapun.

Berbakti pada orang tua, juga sekaligus untuk diri sendiri.
Jadi, jika dilihat dari sudut pandang lain,

uang untuk berbakti bukan saja hanya untuk kebaikan orang tua,

tapi juga untuk diri sendiri!

Kalau tidak percaya, coba lihat orang sekitar kamu,
lihat orang-orang yang sudah 24 kali ganti pekerjaan,

apakah hidup mereka sudah berbakti?

Orang yang dari muda mengerjakan sesuatu sering gagal,

hidup tidak lancar, relasi dengan orang tua pasti ada masalah.

Menurut data yang ada, 500 pengusaha tersukses di dunia,
adalah orang-orang yang berbakti pada orang tua!

Jadi ingat, semiskin apapun kamu, uang untuk berbakti tidak boleh dihemat!

Jenis Ketiga: Uang Untuk Amal
Asal ada uang lebih, donasikanlah itu.
Di dunia ini, selamanya pasti ada orang yang lebih [kurang beruntung] dari kita.

Karenanya, peliharalah kebiasaan beramal.

Jika kamu memiliki tanggungan, sisihkanlah 2% dari pendapatan-mu untuk didonasikan.
Jika tidak ada tanggungan, berilah 5% dari pendapatan-mu untuk didonasikan.

Uang itu harus berputar, jangan membuat uang hanya berhenti diri mu sendiri, berikanlah pada orang yang pernah membantumu.
Jika kamu adalah Boss, ingatlah bahwa keberhasilan hari ini merupakan buah dari kerja sama seluruh karyawan mu. Memberikan bonus pada mereka adalah hal yang seharusnya.
Dan amal terbesar adalah ketika kamu melakukan pekerjaan yang baik dengan rasa syukur. Amal besar lainnya adalah senyuman dan kesabaran mu terhadap orang yang menyakti mu.
Sumber: Grup WhatsApp

18 syarat pakai ponsel cerdas

Seorang Ibu bernama Janell Hoffman baru saja membelikan ponsel untuk putranya yang masih remaja. Dan, berikut 18 syaratnya :

Baca lebih lanjut

Vitamin Pagi

1. Jika Kita Memelihara Kebencian/Dendam,

maka seluruh Waktu dan Pikiran yang kita miliki akan habis begitu saja dan kita tidak akan pernah menjadi Orang Yang Produktif

2. Kekurangan Orang Lain adalah Ladang Pahala bagi kita untuk :

» Memaafkannya,

» Mendoakannya,

» Memperbaikinya, dan

» Menjaga Aib-nya…
3. Bukan Gelar, Jabatan dan kekayaan yang menjadikan Orang Menjadi Mulia,

Jika kualitas pribadi kita buruk, semua itu hanyalah Topeng Tanpa Wajah

4. Ciri Seseorang (Pemimpin) itu Baik akan Tampak dari :

» Kematangan Pribadi,

» Buah Karya,

» Serta Integrasi antara Kata dan Perbuatannya…
5. Jika Kita Belum bisa membagikan Harta atau membagikan Kekayaan,

maka Bagikanlah Contoh Kebaikan karena Hal itu akan Menjadi Tauladan

6. Jangan Pernah Menyuruh Orang lain untuk Berbuat Baik, Sebelum Menyuruh Diri Sendiri…

Awali segala sesuatunya untuk kebaikan dari Diri Kita Sendiri
7. Pastikan Kita sudah melakukan yang terbaik dan Beramal hari ini, Baik dengan :

» Materi,

» Dengan Ilmu,

» Dengan Tenaga,

» Atau Minimal dengan

Senyuman yang Tulus

8. Para Pembohong akan

Dipenjara oleh Kebohongannya sendiri…

Orang yang Jujur akan Menikmati Kemerdekaan dalam Hidupnya…
9. Bila Memiliki Banyak Harta, maka Kita lah yang akan Menjaga Harta…

Namun Jika Kita Memiliki Banyak Ilmu, maka Ilmu lah yang akan Menjaga Kita
10. Bila Hati Kita Bersih,

Tak ada Waktu untuk :

» Berpikir Licik,

» Curang,

» Atau Dengki,

sekalipun terhadap Orang lain…

11. Bekerja Keras adalah Bagian Dari Fisik, Bekerja Cerdas merupakan Bagian Dari Otak, sedangkan Bekerja Ikhlas adalah Bagian Dari Hati

12. Jadikanlah setiap Kritik bahkan Penghinaan yang Kita Terima sebagai Jalan Untuk Memperbaiki Diri

13.Kita tidak pernah tahu Kapan Kematian akan Menjemput Kita, tapi yang Kita Tahu adalah kematian itu pasti datang dan seberapa Banyak Bekal yang Kita Miliki untuk Menghadapinya…

Semoga Bermanfaat…

Sumber: Grup WhatsApp

Bijak tanpa Bajak

​Seorang Guru membuat garis sepanjang 10 cm di atas papan tulis, lalu berkata : “Anak-anak, coba perpendek garis ini!”

Anak pertama maju kedepan, ia menghapus 2 cm dr garis itu, sekarang menjadi 8 cm. Pak Guru mempersilakan anak ke 2. Iapun melakukan hal yg sama, sekarang garisnya tinggal 6 cm. Anak ke 3 & ke 4 pun maju ke depan, sekarang garis itu tinggal 2 cm.

Terakhir, anak yg bijak maju kedepan, ia membuat garis yg lbh panjang, sejajar dgn garis pertama, yang tinggal 2 cm itu. 
Sang Guru menepuk bahunya, 
“Kau memang bijak. Utk membuat garis itu menjadi pendek, tak perlu menghapusnya – cukup membuat garis yang lbh panjang. Garis pertama akan menjadi lebih pendek dgn sendirinya.”

*Untuk memenangkan Tak perlu mengecilkan yg lain, Tak usah menjelekan yang lain, karena secara tak langsung, membicarakan kejelekan yang lain adalah  cara tak jujur utk memuji diri sendiri. Cukup lakukan kebaikan terbaik yang dapat kita lakukan untuk smuanya, biarkan waktu akan membuktikan kebaikan tersebut.
Sumber: Grup WhatsApp

 

Mari Hafalkan Al-Quran

BEBERAPA HAL PENTING DALAM MENGHAFAL AL-QUR’AN

1.PENTINGNYA MENGHAFAL AL QURAN

a) Menghidupkan sunnah Rosululloh SAW.

b) Mencontoh dan meneladani kebiasaan baik orang-orang sholih dan para ulama’ zaman dulu sampai sekarang.

c) Menghidupkan kembali keahlian Para Ulama dalam bidang keilmuannya.

d) Menguatkan keilmuan dan meningkatkan kualitasnya.

2.KEISTIMEWAAN MENGHAFAL AL QURAN

a) Menghafalkan Al Quran berarti menghafalkan pedoman utama syariat agama Islam.

b) Menghafal Al Quran adalah metode yang pertama dalam proses pembelajaran Al Quran.

c) Menghafalkan Al Quran dimudahkan bagi setiap orang.

d) Menghafal Al Quran adalah kegiatan dan usaha yang tidak pernah mengenal rugi dan gagal

3.BEBERAPA KEUTAMAAN PENGHAFAL AL QURAN

a) Orang yang hafal Alquran adalah ahli Alloh dan pilihan Alloh.

b) Orang yang hafal Alquran dimulyakan oleh Alloh.

c) Orang yang hafal Alquran adalah orang yang paling berhak dijadikan imam sholat.

d) Alloh mengangkat derajat orang yang hafal Alquran dengan menjadikannya sebagai pemimpin umat atau menjadi orang-orang yang terhormat di dunia.

e) Orang yang hafal Alquran berhak dihormati dan diutamakan walaupun sudah mati.

f) Orang yang hafal Alquran selalu didekati dan ditemani oleh malaikat safaroh yang mulya.

g) Orang yang hafal Alquran adalah orang yang selalu berdialog (bercengkerama) dengan Alloh dan termasuk orang yang selalu dzikir kepada Allah.

h) Orang yang hafal Alquran dicukupi dan dikabulkan keinginannya oleh Alloh.

i) Orang yang hafal Alquran akan selalu mendapatkan nasehat, obat hati, petunjuk dan rohmat dari dalam hatinya sendiri.

j) Orang yang hafal Alquran dan menguasainya adalah orang yang diutamakan pendapat – pendapatnya untuk kemaslahatan umat.

k) Orang yang hafal Alquran dan selalu membacanya adalah pewaris ilmu kenabian  yang sempurna.

l) Orang yang hafal Alquran dan selalu membacanya membarokahi makhluk dan alam disekitarnya.

m) Orang yang hafal Alquran, memahami isinya, mengamalkannya dan mengajarkannya adalah orang yang paling baik dan paling utama.

n) Orang yang hafal Alquran adalah orang yang kuat imannya jauh dari kejelekan dan hawa nafsu.

o) Orang yang hafal Alquran adalah sang juara-juara kebaikan.

p) Orang-orang yang hafal Alquran selalu mendapat sakinah/ketenangan, dipenuhi rohmat, dilindungi oleh para malaikat, dan terkenal namanya disisi Alloh.

4.BEBERAPA PAHALA YANG SANGAT BESAR BAGI PENGHAFAL AL QUR’AN

a) Setiap huruf hijaiyah dari Alquran yang dia baca mendapatkan sepuluh kebaikan.

b) Membaca ulang 3 ayat dalam sholat dengan hafalan pahalanya lebih baik daripada 3 ekor unta yang gemuk dan besar.

c) Hafalan Alquran sah jika dibuat mas kawin.

5.KEUTAMAAN PENGHAFAL ALQURAN DI AKHIRAT

a) Selamat dari fitnah dan siksa kubur.

b) Mendapatkan syafaat, pertolongan, dan pembelaan dari Alquran mulai bangkit dari kubur sampai berhasil masuk surga.

c) Mendapat naungan khusus dibawah Arsy Alloh pada hari qiyamat.

d) Mendapatkan derajat yang sangat tinggi di dalam surga.

e) Orang tua dari anak yang hafal Alquran dan selalu mengamalkannya mendapat mahkota khusus yang sangat indah.

f) Orang yang hafal Alquran dapat mensyafaati keluarganya.

6.DELAPAN SIFAT YANG HARUS DIMILIKI OLEH ORANG YANG MENGHAFAL ALQURAN

a) Selalu ikhlas /memurnikan niat.

b) Selalu beramal sholih dan meninggalkan maksiat.

c) Selalu bersungguh-sungguh dan bersemangat.

d) Memulai menghafalkan alquran dari masa kecil.

e) Banyak berdoa kepada Alloh.

f) Berusaha menghayati dan memahami arti dan keterangan Alquran.

g) Berusaha selalu bersih dan suci lahir batin.

h) Berakhlaq Alquran.

7.TUJUH KIAT UNTUK MEMUDAHKAN HAFALAN ALQURAN

a) Memilih guru yang ahli Alquran.

b) Memilih mushaf Alquran yang mudah untuk dihafalkan.

c) Memilih teman yang sholih yang dapat membantu dan melancarkan hafalan Alquran.

d) Memilih waktu yang tepat untuk menghafal Alquran.

e) Memilih tempat yang dapat berkonsentrasi dalam menghafal Alquran.

f) Memilih ayat-ayat / surat yang akan dihafalkan sesuai kemampuan.

g) Memilih makanan dan minuman yang dapat menguatkan hafalan.

Semoga kita dan anak turun kita jadi ahli AlQuran & Hafidz sesuai kemampuan, bisa mengamalkan & menyampaikan pada banyak orang, Aamiiiin…

Sumber: Pondok Pesantren Gadingmangu

Di balik Ketidaktahuan

⛵Nabi NUH belum tahu Banjir akan datang ketika ia membuat Kapal dan ditertawai Kaumnya.



Baca lebih lanjut

Masa Depan Kita : Star Trek atau bukan ?

Mengapa Star Trek begitu populer? Karena Star Trek adalah gambaran masa depan yang aman dan menyenangkan. Star Trek menggambarkan masyarakat yang jauh lebih maju dalam bidang sains, teknologi dan organisasi politik. (Yang terakhir mungkin tidak sulit kita capai). Pasti ada perubahan besar, disertai ketegangan dan kekecewaan, pada masa antara saat ini dan masa itu, tetapi pada masa itu diperlihatkan bahwa sains, teknologi dan organisasi masyarakat telah mencapai tahap yang hampir sempurna.

Hawking, Newton, Einstein dan Data main poker

 Hawking, Newton, Commander Data dan Einstein main poker

hingga saat ini, manusia masih mampu melestarikan dan memberi makan dirinya sendiri

Baca lebih lanjut

Kemenangan Rahmatan Lil Alamin dalam Tragedi PKS

Jadilah lembaga ini penebar “rahmatan lil alamin” berupa penegakan keadilan yang tanpa pandang bulu, termasuk terhadap oknum yang berbulu “bersih dan peduli.”

Baca lebih lanjut

Perempuan Tangguh

Seorang perempuan yang sepanjang hidupnya dapat mengelola seorang lelaki sulit yang tidak mengenal kata “tidak”, sambil membesarkan ekonomi keluarga, melahirkan dua orang anak lelaki, memanjakan mereka, dan tetap merasa dirinya tak kurang suatu apa.

Baca lebih lanjut

Valentine for Palestine

Gambar

“Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan Valentine Day”.

Baca lebih lanjut

Indonesia Rasa Syariah

“Selamat! Kalian telah selesai mengikuti penataran P4. Sekarang ikutilah Ospek di mana ada penataran P5 di dalamnya. Kalian tahu apa itu P5? P5 adalah singkatan Pembubaran P4”

Memahami Sistem Bagi Hasil Migas

Maka, di antara 900 ribu bph produksi minyak tersebut, yang merupakan hak pemerintah sesungguhnya hanyalah sekitar 467,5 ribu bph, sementara kontraktor berhak mendapat 432,5 ribu bph. Dengan tingkat konsumsi minyak dalam negeri saat ini mencapai 1,2 juta barrel per hari, pemerintah harus mengimpor kurang lebih 732,5 ribu bph, baik dalam bentuk minyak mentah maupun BBM.

Baca lebih lanjut

Kejujuran Lopa

Baharuddin Lopa saat menjabat sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan pada tahun 1993. Ia menduduki posisi itu sejak 1988 hingga 1995

Ia tidak kenal warna abu-abu, sebab bagi dia warna itu hanya hitam dan putih. Baca lebih lanjut

Bapak GeHa

Pak GH,

Kamis kemarin baru saja kita bahas

Soal titipan itu

Aku merasa marah padamu

Dokumenku sudah lengkap

Kini, apa gunanya marah itu ?

________

Dua minggu kemarin baru kita datangi

Musyawarah Sumber Daya Manusia

Seperti biasa gayamu

Duduk tenang bersiku

Kini, ke mana gaya itu?

________

Baru beberapa bulan kemarin

Kau menegurku

Kapan dikirim muatan itu?

Pelabuhan tak bisa dirayu

Kini, takkan kudengar teguranmu

________

Baru tahun kemarin

Kau buru-buru menujuku

Mendengar tajam keluhanku

Mengantisipasi pelanggan baru

Mengantisipasi mitra penuh tipu

Kini, siapa buru-buru?

_________

Pak GH,

Aku pun selemah dirimu

Takut tertabrak

Takut tertusuk

Takut tergelincir

Takut terlindas

Tapi, apalah dayaku?

_________

Waktu

Setahun lagi sebulan lagi sejam lagi

Atau detik ini juga

Tak semikropun dalam genggamanku

_________

Ruang,

Semeter lagi seinci lagi semili lagi

Atau di tanah yang kupijak ini juga

Tak ada langkah seribu

__________

Tak penting

Bagaimana kita mati

Menjadi Obyek

Menjadi Subyek

Menjadi pelengkap

__________

Kini, seberapa siap kita mati ?

_______________________________________________________

Surabaya, 26 Desember 2011

Mengenang seorang kawan, yang tiba-tiba berpulang

menyesal

PAGIKU   HILANG   SUDAH   MELAYANG

HARI   MUDAKU   SUDAH    PERGI

SEKARANG   PETANG   DATANG   MEMBAYANG

BATANG   USIAKU    SUDAH    TINGGI

AKU   LALAI    DIHARI    PAGI

BETA    LENGAH    DIMASA    MUDA

KINI    HIDUP    MERACUN    HATI

MISKIN      ILMU  ,  MISKIN  HARTA

AH ,   APA    GUNA    AKU    SESALKAN

MENYESAL    TUA    TIADA    BERGUNA

HANYA    MENAMBAH    LUKA    SUKMA

KEPADA    YANG    MUDA    KUHARAPKAN

ATUR    BARISAN    DIPAGI    HARI

MENUJU    KEARAH    PADANG    BAKTI

Karya: Ali Hasymi

tulus

perempuan itu bekerja relatif tulus
di balik layar yang sumpek, sumuk dan berdebu
tak seorangpun melihatnya
lelaki itu berdiri di panggung
bermandi cahaya dan AC

semua panca indra menanggapinya
tak penting ketulusan itu
Dan Tuhan telah memilih
perempuan itu yang lulus
baru saja dia pulang dari dua tanah suci
lebih sehat, cerah dan optimis
lelaki itu masih termangu
dalam gelap kapan ke tanah suci

bahan kimia yang membuat tubuh anda tembus-cahaya

Siapa yang butuh jubah nirtampak bila anda bisa tembus-cahaya? Para peneliti di Jepang baru-baru ini mengembangkan reagen yang membuat jaringan biologi menjadi tembus-cahaya, membuka jalan untuk teknik pencitraan optik yang sudah lama diimpikan para peneliti. Nah, bicara soal mimpi — jika anda akan mulai membuat organ tubuh tembus-cahaya, adakah yang lebih baik dari otak untuk memulainya?

Otak Tembus-Cahaya

Baca lebih lanjut

Filsafat Alam Al-Kindi (Bagian-3)

Maka, keberadaan sebuah benda tidak memiliki ketakterhinggaan; melainkan keberadaan sebuah benda adalah terhingga, dan mustahil sebuah benda bersifat abadi.

Baca lebih lanjut

Filsafat Alam Al-Kindi (bagian 2)

Baca lebih lanjut

Negara Maju Banyak Anak

Kerja keras itu artinya perubahan sikap terhadap implementasi kebijakan dan terhadap generasi baru sehingga bangsa Indonesia menjadi lebih mampu dan tangguh yang akhirnya tumbuh dari penduduk yang besar, terdidik, terampil dan sehat.

Baca lebih lanjut

His name is also effort

Wakidjan begitu terpesona dengan permainan piano Nadine. Sambil bertepuk tangan, ia berteriak, “Not a play! Not a play!”

Nadine yang mendapat ucapan itu bengong, “Not a play?”

Yes. Not a play. Bukan main!,” ungkap Wakidjan menerangkan.
Agus yang menemani Wakidjan terperangah, “Bukan main itu bukan Not a Play, Djan.”

Your granny! (Mbahmu!). Humanly I have check my dictionary kok. (Orang saya sudah periksa di kamus kok),” ungkap Wakidjan ngeyel.

Lalu Wakidjan berpaling ke Nadine. “Lady, let’s corner (Mojok yuk). But don’t think that are nots (Jangan berpikir yang bukan-bukan) . I just want a meal together.”

“Ngaco kamu, Djan,” Agus tambah gemes.
Don’t be surplus (Jangan berlebihan), Gus. Be wrong a little is OK toch.?”

Nadine cuman senyum kecil, “I would love to, but …”

Sorry if my friend make you not delicious (Maaf kalau teman saya bikin kamu jadi nggak enak),” sambut Wakidjan ramah.

Different river, maybe (Lain kali barangkali). I will not be various kok (Saya nggak akan macam-macam kok).”

Setelah Nadine pergi, ganti Wakidjan yang menatap Agus dengan sebal. “Disturbing aja sih, Gus. Does the language belong to your ancestor (Emang itu bahasa punya moyang lu)?”

Agus cari kalimat penutup, “Just itchy Djan, because you speak English as delicious as your belly button.” (Gatel aja, Djan, soalnya kamu ngomong Inggris seenak udelmu dewe).

Wakidjan nyengir dan nyeletuk, “His name is also effort” (Namanya juga usaha) 😀:)) laughing blushing” width=”16″ height=”16″ />

Sumber: email teman

Imanlah jembatannya

“Kaitan antara manusia & TUHAN hanyalah iman. Itulah yang membuat semuanya tetap bergerak dan hidup.”

Baca lebih lanjut

Wanita karir sekaligus Ibu RT? Bisa! Asal…

Bekerja sekaligus merawat anak menurut pergerakan perempuan disebut “beban ganda”. Jika suami tidak menolong istrinya merawat keluarga, memang ini akan menjadi beban ganda. Namun jika suami berpartisipasi dalam membesarkan anak, seperti suami saya, ini akan menjadi “nikmat ganda”.

Baca lebih lanjut

Berkah Ledakan Penduduk Indonesia

Indonesia bisa mengulangi sejarah AS meskipun pada tingkat yang sedikit berbeda. PDB Indonesia baru saja melampaui setengah triliyun dollar dan diperkirakan sebentar lagi bisa menembus 1 triliyun. Dengan populasi lebih dari 230 juta, maka pertumbuhan populasi ini akan memicu pertumbuhan pendapatan sebagaimana dialami oleh banyak negara maju segera setelah pendapatan perkapita mencapai USD 3000. 

Baca lebih lanjut

Nasibku bukan Nasibmu

Dan saya tak akan memercayai lagi kalimat macam begini, ”Kalau saya bisa, kamu pasti bisa”. Karena rambut saya boleh saja sama hitam, tapi jenis rambutnya pun macam-macam. Itu yang membuat setelah ditata, rambut teman saya bisa indah, rambut saya tetap saja tak bisa ”nendang”.

Baca lebih lanjut

Jalur Terpendek

Bayangkan sebuah karet gelang yang selalu bisa meregang sejauh mungkin, tetapi tetap melekat pada permukaan. Dengan bantuan karet gelang, kita dapat menentukan dengan mudah jalur terpendek antara New York dan Roma, atau antara dua titik sembarang. Ikat ujung-ujung karet gelang pada titik keberangkatan dan kedatangan dan biarkan dia menarik kuat-kuat dirinya sendiri, selagi dia tetap melekat pada permukaan. Saat karet dalam kondisi benar-benar tegang, Subhanalloh ! Karet membentuk jalur terpendek.

Baca lebih lanjut

Group Think

Grup kasur ternyata berguna di tempat lain yang tak terduga, dari simetri-nya molekul air hingga logika sepasang saklar listrik. Inilah salah satu daya tarik group theory. Hal ini menampakkan kesatuan tersembunyi dari benda-benda yang terlihat tidak berhubungan…seperti anekdot tentang bagaimana fisikawan Richard Feynman tertunda wajib militer-nya.

Baca lebih lanjut

Bab ke-5 The Grand Design, The Theory of Everything (bagian 4)

Bayangkan anda ingin bepergian dari New York ke Madrid, dua kota yang berada pada garis lintang yang hampir sama. Jika bumi ini datar, rute terpendek akan berupa garis lurus ke timur. Jika anda melakukan demikian, anda akan tiba di Madrid setelah menempuh jarak 5931 km. Namun karena lengkungan bumi, ada jalur yang pada peta datar terlihat melengkung sehingga lebih panjang, tetapi sebenarnya lebih pendek. Anda bisa menempuh 5768 km bila mengikuti rute lingkaran-akbar, yang awalnya mengarah ke timur laut lalu sedikit demi sedikit membelok ke timur lalu ke arah tenggara. Selisih jarak antara dua rute ini disebabkan oleh kelengkungan bumi, tanda dari geometri non-Euclidean. Maskapai mengetahui hal ini dan mengatur para pilotnya untuk mengikuti rute lingkaran-akbar bila memungkinkan. Baca lebih lanjut

Bab 5 The Grand Design, The Theory of Everything (bagian 3)

Maka anda bisa memanjangkan hidup anda dengan terus menerus terbang ke arah timur mengelilingi bumi, meski anda akan bosan menonton film di pesawat

Baca lebih lanjut

Bab Ke-4 The Grand Design, Alternative Histories (versi penuh)

Dapatkah teori yang dibangun berdasarkan kerangka kerja yang begitu asing dalam kehidupan sehari-hari juga menjelaskan kejadian-kejadian biasa yang dimodelkan dengan begitu akurat oleh fisika klasik? Bisa, untuk kita dan orang-orang di sekitar kita yang terbentuk dari struktur yang padat, tersusun dari sekian banyaknya atom, lebih banyak daripada jumlah bintang di alam semesta yang teramati.

Baca lebih lanjut

Bab 5 The Grand Design, Theory of Everything (bagian 2)

Contohnya, jika anda membawa secangkir teh pada lorong pesawat jet yang sedang terbang, anda mungkin berkata kecepatan anda 3 kilometer per jam. Namun seseorang di bumi mungkin berkata anda sedang bergerak 915 kilometer per jam. Janganlah berpikir bahwa hanya salah satu dari dua pendapat ini yang benar, ingatlah bahwa karena bumi mengitari matahari, seseorang yang melihat dari permukaan matahari akan tidak menyetujui kedua pendapat itu dan mengatakan bahwa anda bergerak sekitar 29 kilometer per detik

Baca lebih lanjut

Logaritma dan Lipatan Kertas

Ambil selembar kertas A4, lipat menjadi dua bagian yang sama dalam satu arah saja (horisontal saja atau vertikal saja). Ulangi hingga anda tak sanggup melipatnya. Berapa kali? Insya Alloh tak lebih dari 8 kali !!!

Baca lebih lanjut

Bab Keempat The Grand Design, Alternative Histories (Bagian 2)

Inilah, menurut Einstein, seakan-akan Tuhan melempar dadu sebelum memutuskan keluaran dari setiap proses fisik. Gagasan ini membuat Einstein tidak nyaman sehingga meskipun dia adalah salah satu bapak fisika kuantum, dia kemudian menjadi kritis terhadapnya.

Baca lebih lanjut

Bab Keempat The Grand Design, Alternative Histories (bagian 1)

Dapatkah teori yang dibangun berdasarkan kerangka kerja yang begitu asing dalam kehidupan sehari-hari juga menjelaskan kejadian-kejadian biasa yang dimodelkan dengan begitu akurat oleh fisika klasik? Bisa, untuk kita dan orang-orang di sekitar kita yang terbentuk dari struktur yang padat, tersusun dari sekian banyaknya atom, lebih banyak daripada jumlah bintang di alam semesta yang teramati.

Baca lebih lanjut

Bab Ketiga The Grand Design, What Is Reality? (versi penuh)

Dalam pandangan ini, alam semesta tidak hanya mempunyai keberadaan atau sejarah tunggal, namun mempunyai setiap kemungkinan versi keberadaan secara bersamaan dalam apa yang disebut superposisi kuantum. Mungkin ini terdengar konyol sebagaimana teori di mana meja hilang kapanpun kita keluar ruangan, namun dalam kasus ini teori ini telah lulus setiap ujian percobaan di mana teori ini sebagai subyek.

Baca lebih lanjut

Bab Ketiga The Grand Design, What is Reality? (bagian 2)

Realisme menurut-model dapat menyediakan sebuah kerangka kerja untuk membahas pertanyaan-pertanyaan seperti berikut: Jika dunia diciptakan beberapa waktu terhingga yang lalu, apa yang terjadi sebelumnya? Filosof Kristen awal, St. Augustine (354-430), mengatakan bahwa jawabannya bukanlah Tuhan sedang menyiapkan neraka bagi orang-orang yang bertanya demikian, tetapi bahwa waktu adalah sifat dunia yang Tuhan ciptakan dan waktu tidaklah ada sebelum penciptaan, yang dia yakin telah terjadi belum lama lalu.

Baca lebih lanjut

Bab Ketiga The Grand Design, What Is Reality? (bagian 1)

Contoh lain kenyataan alternatif terjadi dalam film fiksi ilmiah The Matrix, di mana manusia secara tak sadar hidup dalam kenyataan semu tersimulasi yang diciptakan oleh komputer cerdas agar mereka dapat ditaklukkan dan dijinakkan saat computer menyerap energi biolistrik mereka (apapun artinya itu)

Baca lebih lanjut

Bab Kedua The Grand Design, The Rule of Law (Versi Penuh)

Hukum ilmiah bukanlah hukum ilmiah jika hanya berlaku saat Sang Supranatural memutuskan tidak ikut campur. Ketika membaca ini, Napoleon disebut pernah bertanya kepada Laplace bagaimana memasukkan Tuhan dalam gambaran ini. Laplace menjawab: ”Tuanku, saya belum memerlukan hipotesa itu.”

Baca lebih lanjut

Bab Kedua The Grand Design, The Rule of Law (bagian 2)

Sayangnya, pandangan alam semesta bangsa  Ionia – yang dapat dijelaskan melalui hukum umum dan disederhanakan menjadi serangkaian prinsip sederhana – berpengaruh kuat hanya beberapa abad. Salah satunya karena teori Ionia terlihat tidak memberi tempat pada gagasan kehendak bebas, atau konsep bahwa Tuhan ikut campur dalam bekerjanya dunia. Gagasan menghilangkan peran tuhan atau kehendak bebas ini belum dapat diterima oleh banyak pemikir Yunani sebagaimana gagasan serupa bagi banyak orang hari ini.

"

Baca lebih lanjut

Bab Kedua The Grand Design, The Rule of Law (bagian 1)

Ketidaktahuan mengenai bagaimana alam bekerja menyebabkan orang-orang kuno menciptakan dewa-dewa untuk disembah pada tiap bidang kehidupan. Ada dewa cinta dan perang; dewa surya, bumi dan langit; dewa lautan dan sungai; dewa hujan dan badai; bahkan ada dewa gempabumi dan gunung berapi. Jika dewa-dewa disenangkan, manusia akan dikaruniai cuaca yang baik, kedamaian dan terbebas dari bencana alam dan wabah. Jika dewa-dewa dikecewakan, maka akan timbul perang, penyakit dan wabah. Baca lebih lanjut

Mohamed Salah

Mohamed Salah membawa bola begitu cepat. Pada suatu detik, ia dijegal dari belakang. Ia jatuh. Lalu bangkit berdiri. Tapi segaris senyum masih ada di wajahnya. Bahunya terangkat dan tangannya memberi isyarat yang bisa ditafsirkan “apa boleh buat”.

Dibandingkan dengan para pemain lain yang marah bila kena, atau terjungkal, atau mengaduh-aduh bila terganjal, Mohamed Salah asal Nagrig, Mesir ini meletakkan dirinya dalam satu kategori lain. Dialah sang superstar.

Salah pasti tahu ratusan juta mata menyaksikan dan menilainya di pertandingan itu. Ia tahu lapangan hijau Stadion Anfield, Liverpool adalah pentasnya yang paling anggun.

Dia toh tahu dia bukan pemain yang bakal tidak tercatat dalam sejarah sepak bola dunia. Dalam usianya yang 25 tahun, dialah justru si pembuat tugu sejarah: kesebelasan Liverpool mendekati posisi ke final di kota Kiev.

Tidak mudah untuk terganjal jatuh tapi tersenyum. Salah bagaikan Mozart di lapangan bola. Kerja bola yang kasar diolahnya menjadi _repertoir_ yang indah. Operan Salah demikian indah, memikat, dan enak disantap. Dari dia, bola jatuh persis di depan kaki rekan-rekannya, seakan tidak luput satu milimeter pun.

Rabu dini hari WIB itu Salah dengan sangat menawan mencetak dua gol. Ia juga menyumbang dua assist untuk rekannya Mane dan Firmino.

Ketika Stadion Anfield pecah dengan sorak sorai bergemuruh karena dua gol Salah yang bersarang di gawang AS Roma. Ia terlihat menundukkan kepala dan menolak selebrasi yang berlebihan. Ia nampak masih menghormati bekas klubnya yang dulu memberinya nafkah.

Komentar pers Inggris menggambarkan Salah sebagai pemain besar yang bergaya hidup baik dan rendah hati. Ia tak pernah sekali pun nongkrong di bar-bar melewatkan malam dengan bercinta dengan foto model-foto model setempat. Di dalam pesawat di setiap perjalanan pulang ke Inggris setelah laga kemenangan ia tak berulah seperti rekan-rekannya yang mabuk-mabukan. Di dalam pesawat, ia membaca kitab suci Al Qur’an sambil ditemani secangkir kopi susu panas. Demikian juga setiap acara kunjungan dari para istri atau teman wanita di hotel, Saleh selalu dikunjungi istrinya Magi yang selalu tampil cantik berhijab dan anaknya Makka (4 tahun).

Maka fan Liverpool tidak hanya memuji Salah sebagai penyerang hebat. Tapi mereka juga menyatakan diri bakal menjadi Muslim dan ikut aktif bersama Salah di masjid (TEMPO_, 4/3/2018). Bahkan pelatihnya sekarang, Juergen Klopp, mengatakan bahwa Salah adalah pemain bintang, yang membaca kitab suci agamanya dan mengamalkannya serta mempraktikkan hukum-hukumnya.

Di Mesir, Salah menjadi idola anak-anak muda. “Aku ingin seperti Mohamed Salah ketika besar nanti,” ujar Mohamed Abdel, bocah berusia 12 tahun dari desa Nagrig. Dan berkat bola, Salah mampu membangun rumah sakit modern di desanya Nagrig serta memberikan bantuan untuk pendidikan kaum papa di desa asalnya Nagrig dan Mesir.

Di Inggris, fan Liverpool dengan riang berteriak bersama-sama: Assalamu’allaikum, Salah, we need you!

Ketika di mana dakwah dengan sikap dan tindakan lebih dibutuhkan dari pada dengan lisan..

Maka, dakwah dengan ahlak dan adab yang baik bisa mengalahkan 1000 majelis ilmu tentang ahlak.

Orang menyebutnya sebagai
k e t e l a d a n a n.

Sumber: Grup WhatsApp

TENTANG GHOST FLEET

Sebenarnya cerita seru dalam sebuah novel itu biasa saja. Tapi karena penulisnya seorang ilmuwan bidang strategi kemiliteran novel Ghost Fleet ini dianggap bukan hanya fiksi.

Apalagi Peter Warren Singer ini, penulis novel itu, meraih doktornya di Harvard. Dia juga analis di lembaga think thank terkemuka di Amerika: Brookings Institute.

Disiplin ilmunya bidang militer dan politik hubungan internasional. Maka novel Ghost Fleet ini dianggap karya ilmiah.

Tentang ramalan masa depan yang dekat yang pasti terjadi: tahun 2030 Indonesia jadi negara gagal. Akan ada perang lagi di Timor.

Penguasa di Tiongkok akan diambil alih satu tim aneh: gabungan antara pengusaha dan militer. disebut Direktorate. Pengendali negara bukan lagi politbiro partai. Tapi direktorate itu.

Inilah novel tentang gambaran perang dunia ke 3 nanti. Perang dengan menggunakan teknologi baru: penuh unsur artificial intelligence. Kecerdasan buatan.

Robot jet tempur. Remaja menghancurkan sistem komputer persenjataan. Dan semua itu tentang pertempuran gaya baru. Antara Tiongkok dan Amerika.

Dan inilah sebenarnya inti karya sastra ini: Perang Pasifik baru. Indonesia hanya disebut agak sekilas. Mungkin karena letaknya dekat Pasifik.

Dalam perang baru itu Hawaii direbut Tiongkok. Tidak diduduki Tiongkok tapi menjadi kawasan yang terpisah dari Amerika.

Penulis novel tersebut, Peter Warren Singer, 43 tahun, nemang bukan sembarang ilmuwan. Dia meraih gelar doktor dari Harvard. Tulisan-tulisannya menyebar di semua koran besar Amerika. Mulai dari Boston Globe, New York Times, Washington Post sampai Los Angeles Times.

Pernah juga masuk tim sukses pencalonan Obama jadi Presiden Amerika. Dia sangat berpengaruh di lembaga think thank Brooking Institute di Washington DC. Lembaga yang sudah berumur 100 tahun lebih.

Dia dikenal juga sebagai anak muda dengan karir tercepat. Dan pikirannya cemerlang.

Bisa jadi novel itu memang warning dari seorang ilmuwan untuk negaranya. Agar waspada pada kemajuan pesat Tiongkok. Termasuk di bidang artificial intellegence (AI). Yang berbeda dengan di Amerika.

Di Tiongkok AI dipelopori oleh perusahaan-perusahaan raksasa. Dengan pendekatan bisnis. Bukan oleh pemerintah. Atau lembaga riset di bawah pemerintah.

Khusus di bidang AI ini pemerintah Tiongkok justru menunjuk empat raksasa IT-nya: Ali Baba, Tencent, Baidu dan iFlyTek. Untuk berada di front depan. Dengan kemampuan penyediaan dana riset yang begitu besar.

Mungkin makalah-makalah ilmiah PW Singer kurang dapat perhatian dari pemerintahnya. Peringatannya secara ilmiah mungkin tidak dianggap menarik. Maka Singer mengajak wartawan terkemuka, August Cole menuangkan pikiran ilmiahnya itu ke dalam karya fiksi. Lantas dia wujudkan dalam bentuk novel.

Maka kalau pun ada unsur dramatisasi menjadi sah. Dengan dalih novel toh memang fiksi.

Mungkin Singer juga tidak bermaksud memberi warning pada Indonesia. Bahwa dia menceritakan Indonesia akan berantakan pada tahun 2030 mungkin hanya untuk menambah dramatisasi.

Justru kita sendiri yang harusnya menganggap novel itu sebagai warning. Agar Indonesia jangan sampai jatuh menjadi negara gagal.

Memang di tengah menggunungnya hutang Indonesia novel itu seperti tiba-tiba ibarat ramalan. Apalagi struktur hutangnya berat ke pasar bebas. Bukan seperti hutang di zaman lama yang lebih multilateral antar negara.

Bersamaan pula dengan data yang dikeluarkan BPS bahwa jumlah orang miskin ternyata justru bertambah. Dan soal keadilan juga lagi hangat dipersoalkan.

Padahal ketika novel itu ditulis (2014, terbit 2015) kondisi Indonesia belum seperti itu. Maka kita harus menganggap novel itu peringatan yang baik.
Demikian juga bagi Amerika.

Gambaran tentang kekuatan baru Tiongkok memang tidak boleh diabaikan. Bukan hanya dari serunya novel itu. Juga sudah tergambar dari film baru yang amat laris di Tiongkok: Operation Red Sea.

Saya menontonnya minggu lalu. Di bioskop di Beijing. Khusus untuk menangkap gejala yang digambarkan novel Ghost Fleet.

Itu seperti gabungan antara film Rambo dan film kemenangan Amerika di Perang Teluk.

Versi Tiongkok. Kini Tiongkok sudah punya film macam Rambo versi mereka sendiri. Kejagoan bukan lagi seperti yang digambarkan dalam film silat Hongkong. Zaman Bruce Lee sudah kuno. Sudah ditinggalkan.

Kini penggambaran kekuatan baru Tiongkok sudah lewat Rambo gaya Tiongkok. Ditambah peralatan perang modern yang menjadi senjata pamungkas. Didukung artificial intelligence.

Gambaran kejagoan Tiongkok itu juga terlihat dari film yang lebih laris: Wolf Warrior 2. Saya juga menontonnya minggu lalu.

Di sini keramboannya lebih hebat lagi. Tak heran kalau Wolf Warrior 2 menjadi film terlaris dunia tahun 2017.

Dengan pendapatan 874 juta dolar. Wolf Warrior 2, untuk sepanjang sejarah film, hanya kalah dari Star Wars episode The Force Awakens (936 juta dolar). Wolf Warrior 2 jauh mengalahkan Titanic, Jurrasic World atau Avatar.

Industri film Hongkong dengan andalan kungfunya kini sudah ditinggalkan. Tiongkok yang baru, sudah pula merambah ke film. Yang menggambarkan era baru itu.

Menyaksikan Operation Red Sea dan Wolf Warrior 2, lalu mencermati novel Ghost Fleet rasanya tahun 2030 itu seperti di depan mata.

Padahal dua-duanya fiksi.

Tks…

DAHLAN ISKAN

Sumber: https://law-justice.co/dahlan-iskan-refleksi-ghost-fleet.html

Semoga Sampean Sehat

Sumber: Grup WhatsApp

Ngatiyem In Greece

Ngatiyem, TKW asal Klaten Jawa tengah yang bekerja di YUNANI menyaksikan kecelakaan beruntun di jalan raya tak jauh dari tempatnya bekerja.

Karena jiwa penolongnya yang begitu tinggi, dia segera menelpon 911 untuk meminta bantuan..

Ketika Petugas bertanya: “Good morning Mam, may I help you?”

Ngatiyem baru tersadar akan kemampuan Bahasa Inggrisnya yang sangat terbatas.
Tapi, karena sudah kepalang tanggung, dia pun nekat melanjutkan pembicaraan.

“Begini officer. There was an accident,… One car come, one car go. The third car nabrak, lha njur, everything ya broken. One car bablas no stop. One, two, three four cars, bum! bum! buuum! You know?! And then, mak grobiiiyyyaaak duwerrr!¬¬¬¬ Yes, like that. Like the rolling stones gumlundhung from the mountain…kros¬ak.. krosak.. krosak.. ! Gabrus, gabrus, gabrus!!”

Ngatiyem mengambil nafas lalu melanjutkan laporan pandangan matanya :

“Wah, one more car ngguling ping pirang-pirang. The sound like mirror-mirror on the wall dibandhem watu. Mak Krompyaaang!!!
One people game over, one man bloody-bloody, one woman cry – cry so loudly!”

Ngatiyem pun menutup laporannya : “Bingung aku! Wis ngene ae, officer. Send me nguing nguing car quickly yoooo!!!

Sumber: Grup WhatsApp

25 Informasi Penting Tentang Palestina untuk anak

Apabila anak Anda bertanya kepada Anda, mengapa Anda memberikan perhatian kepada Palestina dan selalu mengikuti berita Baitul Maqdis?
Apa yang anda bicarakan?
Apa jawaban Anda?
Saya sarankan pembaca sebelum menyelesaikan tulisan ini berhenti sejenak dan memikirkan jawaban yang akan diungkapkan kepada anak andai ditanya pertanyaan ini.
Anda bisa menggunakan (25) informasi penting ini untuk diketahui anak-anak kita tentang Palestina dan Baitul Maqdis, sehingga mereka tahu mengapa kita peduli terhadap Palestina dan apa yang terjadi di sana, dan saya menyarankan pembaca untuk membacakan artikel kepada anak-anaknya, atau mengirim link ke mereka melalui (WhatsApp) agar membacanya sehingga mereka mengetahui walaupun kita sibuk dengan urusan dunia, namun Palestina tetap masalah kita pertama setelah berperan menyadarkan kaum muslimin dan mengajari mereka.
Ceritakan kepada anak Anda, 

“Wahai anakku, sesungguhnya Palestina adalah tempat tinggal para Nabi.

Nabi kita Ibrahim hijrah ke Palestina. Nabi Luth _‘alaihissalam_ diselamatkan oleh Alloh dari azab yang turun pada kaumnya menuju bumi yang diberkahi, bumi Palestina.
Nabi Daud _‘alaihissalam_ tinggal di Palestina dan membangun mihrabnya, dan Nabi Sulaiman _‘alaihissalam_ memerintah seluruh  dunia dari Palestina, kisahnya yang populer dengan semut dan berkata, _“Hai semut masuklah ke tempat tinggal kalian,”_ tempat yang disebut dengan _wadi an-naml_ (lembah semut) di Palestina dekat (‘Asqalan).
Di Palestina juga terdapat mihrab Zakaria _‘alaihissalam_, sebagaimana Musa _‘alaihissalam_ meminta kaumnya memasuki Bumi _Muqaddasah,_ ia menamakan dengan _Al-Muqaddasah,_ yakni (suci)  dari syirik, dan dijadikan tempat tinggal para Nabi.
Banyak mukjizat yang terjadi di dalamnya  diantaranya kelahiran Nabi Isa dari ibunya Maryam, seorang gadis kecil tanpa suami, dan Alloh mengangkatnya ketika Bani Israil sepakat untuk membunuhnya.
Di Palestina Maryam _‘alaihassalam_ menggoyang batang pohon kurma setelah kelahirannya dalam kondisi paling lemahnya wanita.
Termasuk tanda-tanda akhir zaman di Palestina, Isa akan turun di menara putih, dan akan membunuh Dajjal di gerbang Lod Palestina, dan itu adalah tanah Mahsyar dan Mansyar, dan Ya’juj dan Ma’juj akan dibunuh di bumi Palestina di akhir zaman, serta banyak cerita lain terjadi di Palestina, diantaranya kisah Thalut dan Jalut.
Anak saya bertanya, “Bagaimana dengan Nabi ﷺ  dan hubungannya dengan Palestina?”
Saya jawab, “Dulu kiblat pada awal diperintahkannya sholat menghadap ke Palestina, dan ketika Nabi hijrah ke Madinah malaikat Jibril turun dan beliau sedang shalat, Jibril memerintahkan untuk mengubah kiblat dari Baitul Maqdis ke Mekah Al-Mukarramah lalu masjid tempat beliau sholat dinamakan masjid _Dzulqiblatain_ (dua kiblat).
Demikian juga ketika Rosululloh melakukan Isro’, beliau pergi ke Baitul Maqdis  sebelum Mi’raj ke langit.
Inilah terminal pertama beliau berhenti setelah berangkat dari Mekah menuju langit, dan beliau menjadi imam sholat para Nabi, karenanya tempat ini menjadi maqar para Nabi. 
Abu Dzar _rodhiyallohu ‘anhu_ bertanya kepada Rosullah, “Masjid mana yang pertama diletakkan oleh Alloh dimuka bumi?” Beliau menjawab, “Masjidil Haram.”
Aku bertanya lagi, “Kemudian masjid mana?”

Beliau menjawab, “Masjidil Aqsha.”

Aku bertanya lagi, “Berapa jarak antara keduanya?”

Beliau menjawab, “Empat puluh tahun.”
Kemudian beliau bersabda, “Dimanapun sholat menjumpaimu maka sholatlah, dan bumi bagi kalian adalah masjid.” 
Wahai anakku, Apakah kamu tahu bahwa Abu Bakar Ash-Shiddiq _radhiyallahu ‘anhu_ meskipun sibuk dengan masalah kemurtadan orang-orang Arab di Jazirah Arab dengan memobilisasi pasukan untuk memerangi mereka agar kembali ke Islam yang benar, beliau tidak membatalkan pasukan yang diperintahkan Nabi untuk pergi ke Syam, meskipun membutuhkan kekuatan untuk mengembalikan stabilitas Jazirah. 
Apakah kamu tahu masa keemasan penaklukan Islam di masa Umar Al-Faruq _rodhiyallahu ‘anhu_ beliau tidak pernah keluar dari Madinah untuk merayakan penaklukan (pembukaan) negeri kecuali Palestina, beliau pergi ke sana sendiri dan membukanya dengan damai, sholat di dalamnya dan menerima kunci untuk menyelamatkan orang-orang Nasrani dari penindasan orang-orang Romawi saat itu.
Kemudian dibuka lagi oleh Sholahuddin di hari bersejarah tahun 583 H hari Jumat bertepatan dengan tanggal 27 Rajab, tanggal yang sama dengan malam mi’rajnya Nabi ke langit melalui Baitul Maqdis.
Ini merupakan kesamaan yang ajaib dimana Alloh memudahkan pengembalian Al-Quds kepada pemiliknya sama seperti waktu Isro’ dan Mi’raj.
Anak saya  bertanya, “Kenapa dinamakan Baitul Maqdis dengan nama ini?”

Saya menjawab,

“Nama ini telah ada sebelum turunnya Al-Qur’an, ketika Al-Qur’an diturunkan ia disebut Masjid Al-Aqsho, dan dinamakan Baitul Maqdis karena kesuciannya yang istimewa.
Karena itu, tanah Palestina dan Syam adalah tanah Ribath, telah syahid di dalamnya 5000 dari kalangan para sahabat mulia, mereka antusias untuk membuka Baitul Maqdis dan membebaskannya dari penindasan Romawi. Para syuhada’ masih berguguran sampai hari ini, inilah tanah para syuhada’ dan tanah ribath.”
Anakku  berkata, “Jadi pentingnya Masjid Al-Aqsho dan bumi Syam seperti pentingnya Haramain, Mekkah dan Madinah, bukankah seperti itu yah?” 
Saya menjawab, “Ya, anakku.

Alloh ﷻ mengumpulkan keduanya dalam firman-Nya, _“Demi buah Tin dan buah Zaitun. Dan demi bukit Sinai. Dan demi kota Mekah ini yang aman.”_ (At-Tin: 1-3). 
Ibnu Abbas berkata:

At-Tin_ adalah negeri Syam,

Az-Zaitun_ negeri Palestina,

bukit Sinai adalah gunung di mana Alloh berbicara kepada Musa _‘alaihissalam_ di Mesir, dan _al-Balad al-Amin_ adalah Mekah Al-Mukarromah.
Alloh ﷻ berfirman,

“Dan sungguh kami telah tetapkan dalam kitab-kitab setelah di catat di Lauh Mahfuzh bahwa bumi ini akan diwarisi oleh hamba-hambaku yang sholeh.”

(Al-Anbiya’: 105)
salah satu tafsirnya bahwa umat Muhammad mewarisi tanah suci.
Anakku berkata, “Sekarang aku paham pentingnya Palestina dan Masjid Al-Aqsho, sebagaimana aku paham bahwa sholat didalamnya dilipatgandakan menjadi 500 kali lipat, apakah ini benar?”

Saya menjawab, “Ya, itu benar, dan jangan kamu lupakan anak-anak palestina dan penduduknya dari do’amu.
Semoga Alloh memberkahimu nak.” 

*Kuttab Al-Fatih Surabaya*

Oleh: Dr. Jasim Al-Muthawwa’_

Jika Tuhan absen di ranjang

Terus terang, wajah-wajah pelangi, bertebaran di sekitar saya. Yang satu ini, bodinya laki tapi berbusana wanita. Pagi-sore kerja jadi pemandu wisata, malam berasyik masyuk bukan dengan pasangan sah pernikahan. Sama pacarnya. Laki-laki tentu saja. 

.

Satu lagi, masih berbodi laki-laki. Berpakaian juga layaknya laki-laki. Cakep sih enggak, bodi atletis juga sama sekali tidak. Tapi, melambai iya. Dia laris manis sebagai host di berbagai acara seremonial. Celetukannya yang lucu, ditambah gaya melambainya, menjadi daya jual. “Ih, geli sama dia, takut saya,” tukas seorang teman laki-laki yang pernah menginap dengannya. Oh, baru tahu saya, kalau orientasi ranjangnya pelangi.

.

Satu lagi, laki-laki ganteng, putih dan atletis. Sayangnya, sejak kecil lebih suka permainan perempuan. Kurang suka bermain dengan laki-laki. Sekarang bisnis salon, dengan pelanggan yang mayoritas perempuan. Melambai tentu saja. Saya tak berani menebak urusan ranjangnya. Tapi yang saya tahu, dia belum menikah juga.

.

Ada lagi yang satunya,…ah…cukuplah. Yang jelas, kaum pelangi ini ada di sekitar kita. Kian banyak, karena keberhasilan propaganda mereka. Ya, mereka itu bukan ada begitu saja. Tidak lahir tiba-tiba. Nongol dari sononya. Mereka juga gigih berupaya. 

.

Saya jadi ingat, hari ini, sebelas tahun lalu. Tepatnya 20 Desember 2006, Budayawan Taufik Ismail, pernah berpidato dengan judul “Budaya Malu Dikikis Habis Gerakan Syahwat Merdeka.“ Beliau mengingatkan gelombang yang dihembuskan oleh Gerakan Syahwat Merdeka (GSM). Gerakan itu tak bersosok organisasi resmi yang berdiri sendiri, tapi bekerjasama bahu-membahu melalui jaringan mendunia untuk merusak moral masyarakat. Didanai kapital raksasa, ideologi neoliberalisme dan media cetak serta elektronik sebagai corongnya. 

.

Sedikitnya ada 13 komponen yang melahirkan gelombang GSM. Yakni: (1) para praktisi –baik pribadi maupun kelompok– perilaku seks bebas. (2) Penerbit majalah dan tabloid mesum. (3) Produser, penulis skrip dan pengiklan acara televisi syahwat. (4) Jutaan situs porno dunia. (5) Penulis, penerbit dan propagandis buku syahwat, sastra dan nonsastra. (6) Penerbit dan pengedar komik cabul. (7) Produsen, pengganda, pembajak, pengecer dan penonton VCD/DVD biru. (8) Pabrikan dan konsumen alkohol. (9) Produsen, pengedar dan pengguna narkoba. (10) Pabrikan, pengiklan dan pengisap nikotin. (11) Pengiklan perempuan dan laki-laki panggilan. (12) Germo dan pelanggan prostitusi. (13) Dokter dan dukun praktisi aborsi.

.

Inilah yang menghantam Indonesia, hingga mengalami kehancuran moral. Itu juga yang menginspirasi saya menulis buku “Indonesia Dalam Dekapan Syahwat” pada tahun 2007. Jangan ditanya, isinya sangat porno. Maksudnya, mengupas habis revolusi urusan ranjang: dari ruang kamar ke ruang publik. 

.

Kini, gerakan itu tampaknya mulai menunjukkan hasil. Syahwat telah merdeka. Merdeka dari apa? Dari aturan agama (baca: Islam). Lihatlah, jika dulu orientasi seksual itu hanya satu: laki-laki vs perempuan. Itupun harus melalui pernikahan yang sah. Titik. Kini, aneka jenis orientasi seksual bebas merdeka. Ada yang menyebut jumlahnya 7, 10, 13 hingga 50 jenis. 

.

Mulai homoseksual, lesbian, biseksual, transgender, pedofilia, ekshibisionisme, voyeurisme, fetishisme, bestially, incest, necrophilia dll. Apaan tuh? Ngeri ah, kalau dijabarin. Di luar negeri lebih gila. Sudah ada orientasi seksual dengan hewan atau benda mati. Anjing, kucing, boneka, pohon, bahkan tembok. Tak tanggung-tanggung, mereka nikahi itu benda-benda konyol sebagai pasangan sehidup semati. 

.

Itulah efek liberalisasi. Sebuah kekuatan global yang membebaskan negara, masyarakat, keluarga hingga individunya, dari aturan agama. Sekulerisme. Neoliberalisme. Indonesia sendiri, nggak mau disebut negara agama, karena faktanya memang sekuler. Akhirnya, mengatur masyarakat dengan kebijakan-kebijakan yang tidak bersumber dari agama. Makanya kalau ada yang menawarkan agama sebagai sumber untuk mengatur negara, ogah. Walaupun, sila pertama Pancasila bunyinya Ketuhanan Yang Maha Esa. Praktiknya, kebebesanlah yang maha esa.

.

Dengan dalih kebebasan, atau bahasa kerennya hak asasi manusia (HAM), masyarakat akhirnya juga bergaul dengan membebaskan diri dari agama. Buktinya, ketika agama bilang jangan berzina, eh, berzina. Jangan aborsi, eh aborsi. Jangan homoseksual; eh malah terbit kaum pelangi yang tak dirindukan.

.

Lah, bukannya Indonesia negeri Muslim terbesar di dunia? Betul. Umat Indonesia rata-rata punya agama. Tercantum di KTP-nya. Tapi, meminjam istilah Ustaz Abdul Somad, Tuhan saat ini dipenjara di masjid-masjid. Kalau di masjid takut Tuhan, di luar masjid Tuhan dianggap nggak ada. Di masjid baik, di luar masjid bebas. Di dalam masjid menutup aurat, keluar masjid langsung buka aurat. Itu menghina Tuhan. Seolah Tuhan hanya eksis di tempat ibadah.

.

Ya, manusia jadi gak takut Tuhan. Di kantor gak ada Tuhan, terjadilah perselingkuhan. Di pasar gak ada Tuhan, mainin aja timbangan. Di birokrasi gak ada Tuhan, makanya korupsi dianggap rezeki. Di rumah gak ada Tuhan, makanya anak pun dijadikan korban syahwat; istri dimutilasi; ponakan disodomi, dll. Di kamar gak boleh ada Tuhan, makanya adegan mesum pun disebar-luaskan. Dan, sampailah kini pada urusan paling privat manusia: orientasi ranjang. 

.

Tuhan pun disingkirkan dari sana. Maka, ketika Tuhan absen di ranjang, muncullah beraneka kebebasan seksual yang liar. Mau menggoyang ranjang dengan siapa, kapan dan di mana terserah. Mau dengan lawan jenis, sejenis atau jenisnya tak jelas, terserah. Bahkan dalam banyak kasus, pelampiasan urusan ranjang ini pun, tak lagi membutuhkan ranjang dalam makna sebenarnya. Semak-semak, mobil, warung remang-remang, toilet umum, bahkan ruang kelas pun jadi tempat peragaan syahwat. Na’udubillahi minzalik.

.

Karena tak memakai aturan Tuhan, kaum pelangi tak mau dikriminalisasi. Dalam kamus liberal, itu hak asasi. Padahal dalam kamus agama apapun, apalagi Islam, jelas-jelas bahwa itu kriminal. Segala bentuk penyimpangan dari perintah Allah SWT adalah jarimah atau kriminalitas. Meninggalkan salat lima waktu, jarimah. Menanggalkan hijab, jarimah. Berzina, jarimah. Elgebete, jarimah. 

.

Jadi jelas kan, kenapa kaum Sodom ini bisa eksis. Mereka juga berjuang, kawan! Perjuangan yang panjang dan melelahkan untuk diakui eksistensinya. Ditambah ada para pembela, plus sistem hukum yang membiarkan, negara yang juga membebaskan, eksistensi mereka kian merajalela. Masih ingat bagaimana polisi menggerebek pesta gay di salah satu hotel di Jakarta? Apakah mereka dihukum agar jera? Tidak. Karena Tuhan pun dipaksa absen dari aturan. 

.

Hasilnya, lihatlah Indonesia sekarang. Lebih “Amerika” dari Amerika. Jika di negeri Paman Sam itu sendiri, kaum pelangi butuh kurang lebih 50 tahun hingga pernikahan sejenis dilegalkan, Indonesia boleh jadi tak lama lagi. Tunggu saja. Kalau kita semua diam. Kalau pendukung kaum pelangi menang. Kalau dakwah dibungkam. Kalau aturan agama dibuang. Jika Tuhan dipaksa absen dalam setiap lini kehidupan. Termasuk absen dari urusan ranjang. Mau seperti itu? Naudubillahi min zalik.(*)

.

Bogor, 20 Desember 2017

Oleh Asri Supatmiati

Jurnalis

%d blogger menyukai ini: